Vape Mengandung Narkoba Masuk Klub Malam, Harga Tembus Rp3 Juta

Dampak rokok elektrik bagi kesehatan
Ilustrasi vape. Foto: New York Times

BATAM (gokepri) – Peredaran rokok elektrik mengandung narkoba di Batam semakin marak. Polisi menemukan pola distribusi dilakukan secara sembunyi, dari orang ke orang, bukan lewat toko resmi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Pol. Anggoro Wicaksono mengatakan, hingga kini belum ada ciri fisik untuk membedakan vape biasa dengan yang disuntik narkoba atau etomidate, obat keras yang kerap disalahgunakan. “Cara penjualannya bisa jadi petunjuk,” ujarnya, Kamis pekan ini.

Menurut Anggoro, pengungkapan kasus sebelumnya menunjukkan barang haram itu dipasarkan dengan jalur tak biasa. Seorang warga Malaysia, misalnya, menyuntikkan cairan narkoba jenis Sinte Gorila ke pod vape, lalu menjualnya langsung kepada konsumen. Begitu juga ratusan pod berisi etomidate yang pernah disita polisi, semuanya dipasarkan secara personal.

Ia menambahkan, masyarakat patut curiga jika ada penawaran vape dengan harga jauh lebih mahal dari cairan biasa. Harga vape narkoba bisa mencapai Rp2,5 juta hingga Rp3 juta per cartridge. “Mereka menjual di klub malam atau tempat hiburan, menyasar semua kalangan bukan hanya remaja,” kata Anggoro.

Sepanjang 2025, Ditresnarkoba Polda Kepri mengungkap sejumlah kasus dengan total 4.693 pod vape narkoba sebagai barang bukti. Meski peredarannya belum dilarang seperti di Singapura, Anggoro meminta masyarakat berhati-hati. “Belilah di tempat resmi,” ujarnya.

Peredaran vape mengandung etomidate mulai terdeteksi di Kepulauan Riau sejak awal tahun. Pada Januari 2025, polisi menggagalkan 176 pod vape mengandung etomidate. Pengungkapan berlanjut pada 6 Juni, saat Polda Kepri menggerebek minilab yang memproduksi cairan vape etomidate di Batam. Sebanyak 225 bungkus cairan vape berbagai merek yang berasal dari Malaysia disita dalam penggerebekan itu.

Terakhir, pada 4 Juli, Ditresnarkoba Polda Kepri menangkap oknum KSOP Pelabuhan Ferry Batam Center dan seorang penumpang asal Singapura. Keduanya menyelundupkan 3.205 rokok elektrik mengandung etomidate dari Malaysia. ANTARA

Baca Juga: Sepertiga Vape Ilegal di Singapura Tercemar Obat Bius Etomidate

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait