Batam (gokepri) – Amsakar Achmad tiba-tiba dikabarkan hengkang dari Partai NasDem. Berpengaruh pada tiket pencalonan walikota Batam dan rencana koalisi.
Direktur Perwakilan Public Trust Institute (PuTin) Kepulauan Riau Robby Patria mengatakan keputusan Amsakar Achmad keluar dari Partai Nasdem membuat posisi pencalonan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Marlin Agustina sebagai wali kota Batam semakin jelas. Marlin semakin terbuka untuk dicalonkan lewat NasDem.
Baca Juga:
- Ronde Ketiga Rudi, Arena Pertama Lukita
- Lika-Liku Perjalanan Ansar dan Marlin ke Dompak
- Siapa Calon Penerus Rudi
“Apalagi Marlin istri dari Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Kepulauan Riau Muhammad Rudi,” kata Robby, Selasa 7 Mei 2024. Robby menanggapi beredarnya surat pengunduran diri Amsakar sebagai Ketua DPD Nasdem Batam dan kader.
Robby melihat sangat besar peluang Marlin diusung koalisi NasDem, Gerindra karena Marlin kader Gerindra. Sementara Amsakar seperti diwacanakan beberapa waktu lalu akan diusung Golkar bersama dengan koalisi partai lainnya.
“Artinya arah pilkada Batam ke depan semakin jelas yakni koalisi yang dibangun Partai Nasdem dengan calon walikota Marlin Agustina akan berhadapan koalisi yang dibuat Golkar dengan calon walikotanya Amsakar,” ujar Robby yang juga akademisi dari UMRAH itu.
Menurut Robby, Nasdem tidak akan kehilangan tokoh walaupun Amsakar telah mengundurkan diri dari partai itu. Robby menyebutkan jika sudah mengundurkan diri dan mengirim surat, kan sudah ada niat pergi dikuatkan dengan surat resmi.
“Tentu Partai Nasdem tak akan menghalangi keinginan seseorang untuk berhenti menjadi kader. Bukan hal yang aneh di partai politik Indonesia kader keluar masuk partai,” kata Robby.
Baca Juga:
- Kampanye untuk Amsakar di Ruang Dewan, Maklumat Marlin di Wisma Batam
- Survei Pilkada Batam 2024: Marlin Unggul, Amsakar Tertinggal
Amsakar melayangkan surat pengunduran diri pada 15 April 2024. Surat pengunduran dirinya beredar di aplikasi pesan WhatsApp sepanjang hari Selasa 7 Mei 2024. Sehari sebelumnya, Sekretaris DPW NasDem Kepri, Kamaluddin, membenarkan informasi Amsakar sudah mengajukan pengunduran diri. DPW NasDem Kepri dikabarkan oleh DPP ihwal pengunduran diri Ketua NasDem Batam itu. Pengunduran diri ini tinggal menunggu restu DPP NasDem.
“(Surat pengunduran diri) Tanggal 15 April 2024 kemarin,” tulis Kamaluddin dalam pesan WhatsApp.
Amsakar Achmad sendiri berencana menggelar konferensi pers pada Rabu 8 Mei usai dimintai tanggapan soal surat pengunduran dirinya yang beredar.


Berdasarkan dokumen surat pengunduran diri diperoleh gokepri, Amsakar melayangkan surat tersebut kepada Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh. Di penghujung surat, ditembuskan kepada Ketua DPW NasDem Kepri Muhammad Rudi yang juga Walikota Batam.
Ada tiga poin yang ditulis Amsakar. Pertama, Amsakar berterima kasih kepada Ketua Umum Surya Paloh dan NasDem karena ia sudah dihargai sebagai kader.
Kedua, Amsakar memaparkan laporan pencapaian NasDem Batam selama Pemilu 2024. NasDem Batam meraih suara tertinggi dan 10 kursi di DPRD Batam. Ia juga merinci perolehan kursi DPRD Kepri dan DPR RI.
Poin ketiga ihwal pengunduran dirinya sebagai Ketua DPD NasDem dan kader partai. Ia berharap mulai 15 April 2024, Ketum NasDem berkenan menerima pengunduran dirinya.
“Pengunduran diri ini bukanlah karena perbedaan visi, misi dan platform partai dengan diri saya, namun lebih didasari atas gerak partai ini ke depan. Untuk itu, saya memandang jauh lebih baik mengorbankan yang kecil (diri saya) daripada menganggu yang besar (Partai NasDem.” tulis Amsakar dalam surat tersebut.
Setahun terakhir, hubungan Amsakar dan Muhammad Rudi merenggang setelah Marlin, istri Rudi, kencang dikabarkan menjadi calon Walikota Batam. Marlin bukan kader NasDem, sejak Pemilu 2024, ia bergabung ke Gerindra. Rudi disebut-sebut mendukung Marlin dalam Pilwako Batam 2024 ketimbang Amsakar. Hingga Mei 2024, NasDem belum mengumumkan nama-nama yang akan diusung dalam Pilwako Batam.
Pengajar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Riau Kepulauan, Rahmayandi Mulda, menilai, Rudi yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Nasional Demokrat Kepri telah mempersiapkan tangga politik Marlin sejak empat tahun lalu saat menduetkan Marlin dengan Ansar. Tak heran jika kini Marlin digadang-gadang menjadi calon wali kota Batam.
”Tampak sekali Rudi ingin melanggengkan dinasti politik di Batam. Marlin didorong menjadi calon wali kota, padahal sebenarnya ada tokoh lain yang lebih berpengalaman di NasDem,” ujar Rahmayandi, Kamis (2/5/2024), dikutip dari Harian Kompas. Yang dia maksud adalah Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad.
Amsakar pernah terbuka mengungkap ia tak lagi dilibatkan dalam kegiatan Pemerintah Kota Batam. Usai Pemilu, Amsakar didekati Irwansyah, politikus PPP. Keduanya sempat deklarasi maju sebagai pasangan calon jalur nonpartai atau independen. Belakangan, baliho keduanya menjamur di pinggir jalan.
Amsakar Achmad selain telah mendampingi Rudi sejak 2016, ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Batam.
Baca Juga:
- Di Balik Hasil Pileg Batam: Dominasi Wajah Baru, Sejumlah Ketua Partai Kalah
- Menakar Bakal Calon Potensial di Pilgub Kepri 2024
- Meraba Peta Politik di Kepri dari Konfigurasi Kursi Ketua Dewan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









