Rapat paripurna yang membahas APBD Batam 2022 diakhiri dengan banyak senyuman. Adalah Amsakar Achmad yang menjadi topik perbincangan. Sejumlah anggota dewan tiba-tiba mengkampanyekan Amsakar Achmad menjadi calon walikota Batam.

Penulis: Engesti

Batam (gokepri.com) – “Amsakar untuk 2024!,” seru puluhan anggota DPRD Batam serentak usai pimpinan sidang menutup rapat paripurna Rabu pagi 21 September 2022.

Rapat pagi itu beragenda penyampaian pandangan fraksi terhadap rancangan APBD Batam 2022. Amsakar bagai menjalani kampanye di ruang rapat dewan itu. Di hadapan anggota DPRD Batam dan Forkopimda, Amsakar hanya melempar senyum dan turun dari mimbar kemudian menyalami anggota dewan.

Usai rapat, Amsakar meladeni pertanyaan wartawan di tangga lobi DPRD Batam. Sambil duduk, ia menanggapi kejadian di dalam ruang rapat. Amsakar menyikapi dengan senyuman. Menurut mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Batam ini, bentuk dukungan itu situasional ketika menghadiri setiap acara yang dihadiri.

“Iya, kalau berada di area politik, muncul dukungan seperti ini. Kalau kita di kedai kopi beda lagi pembicaraan. Intinya saya bersama rekan-rekan atau mitra kerja tetap menjalin hubungan baik, termasuk di lingkungan politik ini,” katanya.

Terkait dukungan ini, Amsakar menilai suatu hal yang biasa terjadi dalam dunia perpolitikan menjelang pesta demokrasi 2024 mendatang. Terkait kesiapan menuju Pilwako mendatang, Amsakar menyatakan hingga saat ini belum ada alasan untuk tidak maju di Pilwako 2024 mendatang. “Benar kan, saya belum ketemu alasannya untuk tidak maju,” tegasnya.

Peluang Amsakar menjadi calon walikota Batam dari NasDem terbuka. Amsakar adalah Wakil Walikota Batam dua periode. Sebagai inkumben, ia punya magnet kuat di kalangan pemilih Batam. Apalagi ia adalah ketua partai, DPD NasDem Batam. Tapi peluang itu bisa buyar seandainya NasDem menyuruh calon lain menjadi calon walikota Batam.

Peluang Marlin

Piala Wakil Gubernur
Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina menghadiri malam final Lomba Nyanyi Tembang Kenangan di M8 Caffe dan Resto Mega Legenda 2, Batam Centre, Kota Batam, Rabu (22/6) malam. (Foto: Diskominfo Kota Batam)

Salah satu sosok yang berpeluang lebar adalah Marlin Agustina, Wakil Gubernur Kepri dari Nasdem dan istri dari Walikota Batam Muhammad Rudi. Gelagat Marlin menjadi calon walikota dari NasDem sudah mulai muncul ke permukaan. Bahkan pekan lalu, Marlin sudah mengumumkan arah politiknya untuk 2024.

“Saya mohon doa dan dukungan. Di 2024 saya akan maju sebagai Wali Kota Batam,” ucap Marlin, Kamis 15 September 2022.

Maklumat itu disampaikan Marlin di hadapan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) di Wisma Batam, Batam Center. Marlin sejak kampanye pilkada lalu sampai sekarang, gencar mendekati kaum perempuan. “Dulu saya (saat akan) menjadi Wagub minta izin juga sama GOW. Atas dukungan dan doa mereka semua Insyallah, Allah mejabahnya,” sambung pidato Marlin.

Sebelum maklumat ini, Marlin sudah punya relawan yang mendukungnya maju menjadi calon walikota dari NasDem. Spanduknya ada di mana-mana, di pinggir jalan. Berwarna biru, dipasangkan bersama Muhammad Rudi sebagai calon gubernur Kepri. Relawan ini ada di sejumlah kecamatan.

Sama-Sama Populer, Tergantung Logistik

Mengacu hasil Pilkada Batam 2020, suara Amsakar bersama Wali Kota Batam Muhammad Rudi sebanyak 267 ribu. Selisihnya jauh dari pesaingnya waktu itu Lukita Dinarsyah Tuwo-Abdul Basyid yang meraih 98 ribu suara.

Sedangkan perolehan Ansar-Marlin 308.553 suara atau sebesar 39,87 persen. Pasangan ini kalah di Batam dan Karimun, dua daerah dengan suara terbanyak.

Pengamat politik dan Dosen UMRAH Robby Patria melihat ada dua calon kuat yang akan menduduki tahta Batam Satu yakni Amsakar Achmad dan Marlin Agustina.

“Wali kota (Batam) sekarang-kan dari Nasdem. Tentu ada dua calon yang berpotensi yaitu Amsakar dan Wagub Kepri Marlin Agustina. Wagub itu masih boleh untuk mencalonkan menjadi Wali Kota,” kata mantan Ketua KPU Tanjungpinang itu beberapa waktu lalu.

Ia merinci pertama untuk Amsakar Ahmad. Dari segi popularitas Amsakar diunggulkan lantaran statusnya yang sudah dua kali menjadi Wakil Wali Kota Batam ditambah dirinya Incumben (Petahana) yang mempunyai magnet yang kuat untuk menarik masa.

“Amsakar ngetop di tengah masyarakat karena dia dua periode menjadi Wakil Walikota dan pernah menjadi kepala dinas. Persoalannya Amsakar harus punya modal yang besar untuk menjadi walikota Batam,” tutur Robby.

Roby kemudian melihat posisi Marlin sebagai Wakil Gubernur Kepri dan Muhammad Rudi Wali Kota Batam. Ini akan menjadi modal besar bagi Marlin. Namun popularitas saja tidak cukup tapi juga logistik kampanye untuk memperebutkan Batam satu. Namun Robby melihat fakto DPP NasDem paling menentukan soal peluang menjadi calon walikota.

“Tentu Nasdem akan mempertimbangkan berdasarkan survei. Saya rasa karena partai itu secara nasional akan menentukan calon siapa yang akan mereka usung pasti mengacu kepada survei. Ya saya rasa NasDem akan mempertimbangkan dua kadernya ini. Kalau Amsakar tidak punya posisi lain lagi selain dia maju menjadi Wali Kota Batam atau wakil gubernur,” papar Robby.

Penulis: Engesti

BAGIKAN