Bintan (gokepri) – Ahdi Muqsith menang telak 90 persen suara dari lawannya, Dhenok Puspita Sari, dalam pemilihan Wakil Bupati Bintan. Ahdi akan bertugas pada sisa masa jabatan 2021-2024.
Pemilihan berlangsung di Kantor DPRD Bintan, Kamis 24 Agustus 2023. Dari 25 Anggota DPRD Bintan, 22 orang menggunakan hak pilihnya dan 3 orang dari PKS tidak mencoblos. Hasilnya, dari 22 suara, Ahdi Muqsith meraih 20 suara, Dhenok meraih 1 suara, dan 1 suara tidak sah. Kedua calon tersebut merupakan usulan dari partai koalisi. Ahdi diusung oleh Partai Demokrat dan Dhenok diusung PKS.
Pemilihan Wakil Bupati Bintan itu sedianya dilaksanakan pada Senin, 21 Agustus 2023. Namun pemilihan batal, dengan alasan ada salah seorang calon yang sakit.
Terpilih sebagai Wakil Bupati, Ahdi akan mendampingi Bupati Bintan Roby Kurniawan pada sisa jabatan periode 2021-2024.
Ketua Khusus Pemilihan, Mirwan memandu langsung prosesi pemilihan terhadap kedua kandidat. Ia kemudian mengumumkan hasil pemilihan yang dimenangkan oleh Ahdi.
“Hasilnya, 20 suara sah untuk nomor urut 1 Adhi Muqsith. 1 suara untuk nomor urut 2 Dhenok Puspita Sari, dan 1 suara tidak sah,” ujarnya.
Panitia khusus menetapkan nomor urut 1 Ahdi Muqsith meraih suara terbanyak. Sehingga ia menjadi pemenang, dan berhak untuk dilantik menjadi Wakil Bupati Bintan sisa masa jabatan 2021-2024.
Adapun Anggota DPRD Bintan yang ikut dalam proses pemilihan itu adalah Agus Hartanto (NasDem), Agus Wibowo (Demokrat), Arwan (Golkar), Yanti Maryanti (NasDem), M Yatir (Demokrat), dan Eddy Tiawarman (PAN). Kemudian Eriyanti (Demokrat), Hasriawady (Golkar), Aisyah (Golkar), Fiven Sumanti (Golkar), dan Siti Mariyani (PDI Perjuangan).
Selanjutnya Sri Wahyuni (Demokrat), Indra Setiawan (PDI Perjuangan), Bani Saputra (Demokrat), Mirwan (NasDem), dan Muhammad Najib (Demokrat). Kemudian Suardi (Golkar), Suhardi (NasDem), Suheriyanto (Golkar), Tarmizi (Hanura), Zulfaefi (Demokrat), dan Zulkifli (Demokrat).
Sedangkan tiga anggota dewan asal PKS yang tidak menggunakan hak suaranya dalam pemilihan Wakil Bupati Bintan itu adalah M Toha, Zakirman, dan Sahak.
Perkuat Ekonomi
Wakil Bupati (Wabup) Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) terpilih sisa masa jabatan 2021-2024 Ahdi Muqsith, fokus memperkuat ekonomi berdasarkan potensi lokal yang berdaya saing di daerah tersebut.
“Ini salah satu langkah konkret dalam mewujudkan visi Kabupaten Bintan rumah kita, berdaya saing dan inovatif menuju masyarakat sejahtera,” kata Ahdi Musqith usai ditetapkan jadi Wabup Bintan terpilih melalui sidang paripurna di kantor DPRD setempat, Kamis.
Menurutnya Bintan dengan letak geografis 96 persen lautan, punya potensi sangat besar di bidang kelautan dan perikanan, oleh karena itu pemberdayaan masyarakat nelayan dan pembudidayaan dapat direvitalisasi.
Ia menyebut ke depan nelayan dan pembudidaya harus merubah pola yang selama ini berjalan, yaitu dari tangkap jual menjadi tangkap olah jual, sehingga dapat menaikkan nilai ekonomi dari hasil tangkap atau budidaya tersebut.
“Untuk mendukung hal itu, kita akan proaktif dalam memberikan pembinaan dan pendampingan masyarakat berupa pelatihan, bantuan stimulus hingga bantuan konsultasi agar makin optimal dalam memanfaatkan sumberdaya yang ada,” ujarnya.
Selain itu, sambungnya, potensi besar lainnya di Bintan ialah sektor pariwisata yang selama ini diketahui menjadi penopang pendapatan asli daerah (PAD).
Pasca pandemi COVID-19, lanjut dia, Bintan kembali berbenah untuk menerima wisman. Bintan terkenal akan keindahan wisata bahari dibalut panorama alam yang masih hijau dan alami. Salah satunya kawasan wisata terpadu Lagoi yang dikenal bertaraf internasional.
Untuk menghadapi hal itu, tentu bukan hanya destinasi wisata yang banyak dikunjungi yang harus dipersiapkan, namun bagaimana menyiapkan keterlibatan langsung warga dalam pengelolaan sektor wisata secara luas.
“Pemkab Bintan bisa mengoptimalkan program wisata oleh masyarakat, misalnya membentuk desa atau kampung wisata. Maupun membuat destinasi wisata baru yang berbasis masyarakat lokal, sehingga diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat lokal,” ujarnya
Di sisi lain, ia pun akan terus berupaya mewujudkan SDM berkualitas dan berdaya saing melalui kemudahan akses pelayanan dasar, yaitu kesehatan dan pendidikan.
Menurutnya warga yang sehat dan terdidik, maka akan menghasilkan SDM berkualitas dan berdaya saing. “Dampaknya tentu pada peningkan pembangunan dan ekonomi di Bintan,” katanya pula.
Baca Juga: Kesempatan Batam-Bintan Gaet Wisatawan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara








