Batam (gokepri.com) – Penduduk Kepri yang tinggal di pulau-pulau pesisir Batam meminta Gubernur Kepri Isdianto mengalirkan listrik ke pulaunya. Selama ini mereka menikmati aliran listrik hanya selama enam jam.
Keluhan itu disampaikan warga ke Gubernur Kepri Isdianto. Gubernur melakukan kunjungan kerja ketiga pulau sekaligus di pesisir Kota Batam, Kamis (13/8). Pulau-pulau yang dikunjungi adalah Pulau Lance, pulau Panjang dan Pulau Akar.
Masyarakat di tiga pulau ini mengadu kepada Gubernur mereka sangat membutuhkan listrik. Sejauh ini masyarakat di sana masih menggunakan genset sebagai alat penerangan yang hidup hanya dari jam 18.00 WIB sampai dengan jam 00.00 WIB.
Kondisi listrik yang kurang memadai diungkap masyarakat setempat sangat mengganggu aktivitas belajar anak-anak. Apalagi saat ini sistem belajar anak-anak sangat membutuhkan listrik.
Mendengar keluhan masyarakat di tiga pulau tersebut, Gubernur Isdianto berjanji akan merealisasikan permintaan masyarakat pada 2021. Mengingat hingga Februari 2021 ia masih memiliki wewenang untuk menyusun anggaran guna merealisasikan kebutuhan masyarakat tersebut.
“Saya tadi sudah ke Pulau Lance, lalu ke Pulau Panjang dan sekarang di Pulau Akar. Keluhannya sama, yakni masalah listrik. Kalau memang itu yang dibutuhkan masyarakat, dan sangat mendesak. Insya Allah, kami mohon doa bapak dan ibu semua agar kitabbisa realisasikan masalah listrik ini di tahun 2021. Hal ini bukan janji saya sendiri, tapi ada manajer PLN yang ikut bersama saya, dan PLN pun sudah berjanji untuk ini. Karena PLN juga berkeinginan untuk membuat Kepribterang benserang,” kata Isdianto yang kontan disambut riuh riang masyarakat.
Lihat Juga: Isdianto Perintahkan RSUP Buka Layanan IGD dan ICU Mulai Rabu
Selain listrik, masyarakat juga meminta agar Pemerintah memperhatikan masalah transportasi anak-anak sekolah di pulau mereka, yakni berupa boat pancung.
Isdianto yang sejak awal memang konitmen dalam masalah pendidikan langsung merespon dengan baik. Dan dengan harapan semua yang dibutuhkan masyarakat bisa terealisasi pada 2021.
“Masalah pendidikan sudah menjadi komitmen saya sejak awal. Jika masih ada masyarakat yang mengeluh soal pwndidikan, termasuk masalah masih minimnya alat transportasi sekolah bagi masyarakat pesisir. Tentu saja ini jadi bahan evaluasi kami. Selanjutnya Insya Allah hal ini akan kita realisasikan juga di 2021,” ujar Isdianto.
Lihat Juga: Ini Kegiatan Pertama Gubernur Kepri Setelah Sembuh dari Corona
Dalam kunjungannya ini Isdianto didampingi oleh Kepala Dinas Perkim dan Kepala Biro Pembangunan. Disamping itu, tampak hadir juga Tenaga Ahli Gubernur Herizal Hood dan Saidul Qudri serta Manajer PLN Tanjungpinang Suharno. (Cg)
Editor: Candra








