Wacana Pemindahan SKPT Selat Lampa, Bupati Wan Siswandi: Terserah Pusat tapi Lokasi Sekarang Sudah Lebih Baik

Pemindahan SKPT Selat Lampa
Bupati Natuna Wan Siswandi. (foto: gokepri/Far)

Natuna (gokepri.com) – Bupati Natuna Wan Siswandi angkat bicara soal wacana pemerintah pusat yang memindahkan lokasi Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) dari Selat Lampa ke lokasi baru. Meski menyerahkan sepenuhnya ke pusat, Wan memberi indikasi menolak rencana tersebut.

Wan mengungkap wacana tersebut bukan hanya pemindahan ke lokasi baru tapi juga ada rencana alihfungsi. Terkait wacana tersebut, orang nomor satu di Natuna itu mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat selaku pemegang kebijakan dan kewenangan.

“Kalau itu terserah pusat, karena itu kewenangannya ada di pusat,” kata Siswandi di kantornya kepada sejumlah wartawan, Rabu 29 Desember 2021.

HBRL

Namun menurutnya, sebagaimana lazimnya wacana tentu ada pro dan kontra dengan argumentasi masing-masing pihak.

“Tapi pendapat saya pribadi, SKPT biar tetap di situ saja. Dan saya rasa tetap di situ lebih baik ketimbang dipindah,” ungkapnya.

Siswandi berpendapat SKPT Natuna tidak dipindah ke mana-kemana. Ia berkata, kawasan SKPT Selat Lampa merupakan kawasan perikanan yang sudah jadi dan sudah beroperasi.

Di kawasan itu sudah terdapat fasilitas-fasilitas yang lengkap seperti dermaga perikanan, pasar ikan, coldstoradge, pertamina perikanan, kantor, perumahan, jalan dan sejumlah sarana lainya.

“Tinggal dikembangkan saja agar jadi kawasan yang lebih memadai,” sebutnya.

Meski demikian Siswandi menegaskan daerah tidak bisa memaksakan kehendak atas pilihan kebijakan yang dilaksanakan pusat karena kebijakan dan keputusannya ada di sana.

“Tapi kembali lagi itu kewenangan pusat, kita tak bisa memkasa agar SKPT tetap di sana. Kita serahkan saja ke pusat,” ungkapnya.

Mengenai lokasi pemindahan dan pengalihfungsian kawasan itu, Siswandi mengaku belum mengetahuinya.

“Saya belum tahu mau dipindah ke mana, kita tunggu saja apa keputusan dari pusat,” tutupnya.

(Penulis: Far)

Pos terkait