Sekolah Rakyat Natuna Akan Rekrut 270 Siswa, Gedung Baru Mulai Dibangun Mei 2026

Sekolah rakyat natuna
Papan plang Sekolah Rakyat Terintegrasi Natuna yang berada di Asrama Haji Natuna pada Januari 2026. ANTARA/Muhamad Nurman

NATUNA (gokepri) – Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 32 di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, dijadwalkan dimulai pada Mei 2026. Pemerintah Kabupaten Natuna telah menyiapkan lahan di kawasan Kompleks Masjid Agung Baitul Izzah untuk mendukung pembangunan tersebut.

Kepala SR Terintegrasi 32 Natuna, Bumi, menyatakan Natuna menjadi salah satu daerah di Kepulauan Riau yang telah siap secara lahan untuk pelaksanaan konstruksi. “Informasi terbaru yang saya dapatkan, pembangunan akan dimulai pada bulan Mei mendatang,” kata Bumi, Selasa (7/4/2026).

Tahun ajaran baru Sekolah Rakyat dijadwalkan dimulai pada Juli 2026, mengikuti kalender pendidikan nasional. Namun, gedung permanen diperkirakan belum rampung pada awal tahun ajaran tersebut. Sebagai solusi sementara, pemerintah akan membangun ruang kelas portabel untuk menampung peserta didik baru.

HBRL

Baca Juga: BP Batam Jalankan Program Presiden Prabowo, Bangun Sekolah Rakyat di Rempang

Sesuai kebijakan pemerintah pusat, setiap jenjang pendidikan akan merekrut sebanyak 90 siswa. Dengan tiga jenjang—sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas—total peserta didik baru di Natuna diperkirakan mencapai 270 orang. Namun, Bumi menyebut pihaknya menargetkan perekrutan sekitar 100 siswa agar setiap rombongan belajar tidak terlalu padat.

“Target kami merekrut dari jenjang SD hingga SMA sekitar 100 siswa saja. Kami ingin setiap rombongan belajar tidak terlalu padat, sekitar 20 hingga 25 siswa per kelas,” ujar Bumi.

Kegiatan belajar mengajar di SR Natuna sebenarnya telah berjalan sejak 2025 dengan total sekitar 70 siswa dari seluruh jenjang. Rinciannya, satu rombongan belajar tingkat SD, dua rombongan belajar tingkat SMP, dan satu rombongan belajar tingkat SMA. Saat ini, kegiatan pembelajaran masih memanfaatkan sebagian fasilitas Asrama Haji Natuna.

Memasuki tahun ajaran baru, kamar yang sebelumnya digunakan para guru akan dialihkan untuk tempat tinggal siswa baru. Para guru akan menempati hunian sementara di luar area asrama hingga fasilitas baru selesai dibangun. ANTARA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait