BATAM (gokepri.com) – Tidak hanya motor tua, motor yang usianya belum lama pun bisa mengalami tarikan gas yang berat. Hal ini bisa terjadi jika motor kurang dirawat atau memang jenis sepeda motornya hanya fokus pada tampilan luarnya.
Dalam laman resminya, Suzuki menyebutkan ada beberapa penyebab tarikan gas motor menjadi berat. Apa saja penyebabnya? Simak.
1. Ganti oli tidak teratur
Baca Juga: MTI Beberkan Alasan Sepeda Motor Tak Aman untuk Perjalanan Mudik
Oli bekerja meminimalisir munculnya gesekan pada komponen-komponen kendaraan. Oli juga berfungsi menjaga mesin agar selalu berada pada suhu yang ideal.
Ganti oli tidak teratur akan menyebabkan performa mesin motor menurun. Kinerja mesin motor pun akan menjadi kasar. Mesin juga jadi membutuhkan tenaga lebih ekstra dalam bekerja. Hal itu yang membuat tarikan gas motor berat.
Para pemilik disarankan untuk teratur dalam mengganti pelumas secara berkala sesuai dengan instruksi yang ada.
2. Busi bermasalah
Kondisi busi yang rusak menjadi salah satu penyebab tarikan gas motor berat. Maka, pemilik motor harus segera melakukan pergantian busi.
Busi motor memiliki fungsi signifikan pada sistem pengapian di mesin motor. Tanpa adanya busi pada motor, maka tegangan listrik akan gagal di transfer. Sehingga tidak menimbulkan percikan api pada sistem pembakaran mesin motor. Jika sudah demikian, maka mesin motor menjadi sulit dinyalakan.
3. CDI rusak
CDI atau Capacitor Discharge Ignition merupakan pengatur kapan waktu pengapian harus dilakukan pada busi motor. CDI mengontrol supply untuk proses pengapian motor.
Jika CDI tengah mengalami kerusakan maka segera ganti. Sehingga sistem pengapian juga bisa bekerja dengan normal kembali.
4. Kepala silinder kotor
Komponen yang penting lainnya dalam sistem pembakaran mobil adalah kepala silinder. Fungsinya adalah menutup ruang pembakaran dan sebagai lokasi sirkulasi air pendingin.
Komponen ini bisa mengalami kendala seperti menyisakan kotoran ataupun kerak yang berasal dari sisa pembakaran.
Tidak hanya itu saja, mesin juga menjadi cepat panas. Cara mengatasinya tentu saja harus melakukan pembersihan pada komponen ini. Kerak-keraknya bisa dibersihkan dengan memakai amplas atau sekrap.
5. Rantai atau V-Belt bermasalah
Kerusakan di komponen rantai atau v-belt bisa menyebabkan tarikan gas motor menjadi berat. Sebab, tenaga mesin motor diteruskan mulai dari roda belakang dengan dua komponen ini.
Ketika rantai dan v-belt mengalami kerusakan, akan berdampak pada tarikan gas motor. Sehingga pemilik harus segera melakukan pergantian begitu menemukan kerusakan pada komponen tersebut.
6. Pemakaian oli berlebihan
Oli memang penting, tapi bukan berarti bisa digunakan sebanyak mungkin. Jika pemilik menggunakan oli yang melebihi kapasitas kendaraan, maka bisa menyebabkan kendala pada mesin.
Hal tersebut juga bisa menjadi salah satu penyebab tarikan gas motor berat. Jangan lupa tiap melakukan pengisian oli selalu disesuaikan dengan kapasitas mesin kendaraan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara








