Omoda O4 Jadikan AI sebagai Pembeda Mobil Listrik

Omoda o4 indonesia
Tampilan dari Omoda O4 yagn hadir di Indonesia. KOMPAS.COM

Teknologi AI menjadi pembeda produk. Omoda membidik pasar kendaraan listrik Indonesia.

JAKARTA (gokepri) – Omoda O4 mengandalkan teknologi kecerdasan buatan untuk menarik konsumen mobil listrik Indonesia. Menggabungkan fitur digital, efisiensi energi, dan desain futuristis.

Model terbaru Omoda & Jaecoo itu diperkenalkan dalam sesi pratinjau sebelum peluncuran resminya di Indonesia pada Selasa, 29 Juli 2026. Melalui produk tersebut, perusahaan mulai memperkenalkan Super AI Cockpit, teknologi yang akan menjadi bagian dari ekspansi global mereka.

Baca Juga: Chery Setahun di Indonesia, Omoda 5 Favorit Pembeli

Pendekatan itu menunjukkan persaingan kendaraan listrik tidak lagi hanya mengandalkan kapasitas baterai atau performa. Produsen mulai menawarkan pengalaman digital sebagai nilai tambah untuk membedakan produknya di pasar yang semakin padat.

Omoda O4 mengusung filosofi Cyber Mecha Design yang memadukan karakter kendaraan listrik modern dengan sentuhan futuristis. Desain tersebut menghadirkan garis bodi tegas, proporsi agresif, dan tampilan yang berbeda dari kebanyakan SUV listrik.

Bagian depan menggunakan closed grille, ciri khas kendaraan listrik yang tidak memerlukan kisi-kisi pendingin mesin. Wajah mobil diperkuat lampu Cyber Lightning yang ramping dan menyatu dengan lekukan kap mesin sehingga memberi kesan lebar sekaligus modern.

Dari samping, garis atap dibuat melandai ke belakang sehingga membentuk siluet crossover bergaya coupe. Lekukan pada pintu, fender, dan pilar belakang dibuat minimalis untuk meningkatkan aerodinamika sekaligus membantu mengurangi hambatan angin yang memengaruhi efisiensi energi.

Bagian belakang mempertahankan tema futuristis melalui lampu horizontal yang menyatu dan spoiler atap bergaya sporty. Proporsi bodinya dirancang agar tetap memberi kesan dinamis meski kendaraan sedang berhenti.

AI Masuk ke Kabin

Pendekatan digital berlanjut di ruang kabin. Omoda O4 mengusung kokpit bergaya pesawat luar angkasa dengan tata letak minimalis dan layar sentuh besar sebagai pusat pengendalian berbagai fungsi kendaraan.

Mobil ini juga menggunakan tombol flip-start untuk menghidupkan kendaraan, menggantikan pengalaman menyalakan mobil secara konvensional. Selain itu, sistem hiburannya mendukung gim bawaan dan konektivitas gamepad nirkabel sehingga menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih interaktif.

Melalui konsep Super AI Cockpit, Omoda & Jaecoo berupaya menggabungkan kendaraan dengan ekosistem digital yang semakin akrab digunakan konsumen sehari-hari.

Sebagai kendaraan listrik murni, Omoda O4 dibekali baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 65,05 kWh. Berdasarkan pengujian New European Driving Cycle (NEDC), baterai tersebut diklaim mampu membawa kendaraan melaju hingga 553 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Mobil ini juga mendukung pengisian cepat DC hingga 119 kW. Dengan teknologi tersebut, kapasitas baterai dapat diisi dari 20 persen menjadi 80 persen dalam waktu sekitar 22 menit.

Untuk performa, motor listrik Omoda O4 menghasilkan tenaga maksimum 160 kW dan torsi 275 Nm. Spesifikasi itu memungkinkan kendaraan berakselerasi dari nol hingga 100 kilometer per jam dalam waktu 7,1 detik.

Peluncuran Omoda O4 di Indonesia menjadi langkah awal ekspansi global Super AI Cockpit. Omoda & Jaecoo menjadwalkan teknologi tersebut mulai dipasarkan ke negara-negara Asia Tenggara dan Timur Tengah pada kuartal IV 2026. ANTARA

Baca Juga: Semikonduktor Menjaga Momentum Ekonomi Singapura

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait