BATAM (gokepri) – Polresta Barelang tengah menyelidiki dugaan praktik korupsi dalam pengelolaan retribusi sampah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam. Penyelidikan ini bermula dari laporan masyarakat terkait buruknya layanan pengangkutan sampah dan dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor tersebut.
Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, menyebut pihaknya telah memanggil sejumlah saksi. “Masalah retribusi sampah ini sedang kami telusuri,” ujar Zaenal pada Senin, 28 Juli 2025.
Ia menyebut, lebih dari 10 orang telah dimintai keterangan. Para saksi berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat DLH hingga petugas pengumpul retribusi di lapangan. “Kami masih mendalami kasus ini dan akan terus memanggil saksi-saksi tambahan,” tambahnya.
Penyelidikan dimulai sejak Maret 2025, dengan fokus awal pada para kolektor retribusi. Kapolresta menyebut polisi memastikan ada atau tidaknya unsur penyimpangan atau korupsi dalam pengelolaan dana yang seharusnya masuk ke kas daerah.
Dugaan korupsi ini mencuat seiring meningkatnya keluhan warga terkait layanan kebersihan yang dinilai tidak optimal. Selain berdampak pada kebersihan kota, persoalan ini juga ditengarai telah mengganggu pemasukan daerah.
Data dari situs resmi Sistem Pendapatan Daerah Kota Batam menunjukkan adanya fluktuasi signifikan dalam realisasi retribusi sampah empat tahun terakhir: Tahun 2022, target Rp 50 miliar dengan realisasi Rp 35,95 miliar (71,90 persen). Pada 2023, target naik ke Rp 60 miliar, namun realisasi turun menjadi Rp 34,45 miliar (57,42 persen).
Kemudian di tahun 2024, target diturunkan ke Rp 45,85 miliar, namun realisasi meningkat menjadi Rp 38,59 miliar (84,16 persen). Sementara itu, pada 2025 hingga Juli ini, dari target Rp 57,85 miliar, realisasi baru mencapai Rp 18,26 miliar (31,57 persen).
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Batam, Herman Rozie, belum menjawab pesan yang dikirim wartawan terkait penyelidikan tersebut.
Baca Juga: Batam Krisis Lahan TPS Sampah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








