Natuna (gokepri.com) – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letnan Jenderal TNI Muhammad Herindra mengunjungi tiga satuan tempur TNI di Natuna, Kamis (10/12/2020). Ketiga satuan tempur itu adalah Satuan Radar (Satrad) 212, Rumah Sakit Integrasi, dan Hanggar Integratif.
Dalam kunjungannya, Kasum TNI Letjen TNI Muhammad Herindra bertemu dengan para Komandan Satuan TNI Terintegrasi (STT). Ia mengingatkan kepada para komandan satuan bahwa tugas utama tentara adalah perang. Oleh karena itu, untuk melakukan peperangan, organisasi harus efektif di masa damai.
“Perlu adanya sinkronisasi terhadap Satuan TNI Terintegrasi sebagai satuan yang disiapkan untuk menghadapi peperangan di garis depan,” katanya.
Selain bertemu para Komandan Pasukan STT TNI, Kasum TNI juga meninjau wilayah perairan Natuna melalui pesawat intai maritim TNI AU. Ia juga berkomuniksi langsung dengan Komandan KRI Bung Tomo 357 Kolonel Laut (P) Hendro Sugiarto.
STT TNI merupakan satuan strategis penjaga pulau terluar NKRI. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meresmikan satuan strategis ini pada Desember 2018 silam.
STT juga merupakan kekuatan satuan daya tangkal (detterence effect) terhadap berbagai ancaman yang kemungkinan datang dari pulau terluar Natuna. Mengingat pulau ini berbatasan langsung dengan Laut China Selatan (LCS).
Satuan TNI Terintegrasi di Natuna terdiri dari gabungan kekuatan satuan tempur TNI tiga matra. Di antaranya unsur TNI AD oleh Batalyon Komposit Kompi Zeni Tempur, Baterai Rudal Arteleri Pertahanan Udara, dan Baterai Artileri Medan.
Kemudian, satuan TNI AL terdiri dari Kompi Komposit Marinis dan fasilitas pelabuhan untuk mendukung operasional Kapal Perang TNI AL yang beroperasi di perairan Natuna. Sedangkan dari TNI AU terdapat Pangkalan Udara TNI AU dengan fasilitas Hanggar Integratif dan Hanggar Skuadron Unmanned Aerial Vehicle (UAV) untuk mendukung operasional Pesawat Udara TNI. (wan)








