Marlin Agustina meninggalkan tim kampanye daerah koalisi NasDem, PKB dan PKS yang mengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Bukan sekadar strategi pilpres di daerah, tapi juga diyakini hasil lobi partai politik menyediakan perahu pemilihan kepala daerah tahun depan.
Engesti Fedro, Batam
Usai menjawab pertanyaan wartawan soal banjir di Batam, Muhammad Rudi menolak wawancara yang membahas langkah NasDem Kepri dalam pemilihan presiden 2024. Terutama yang mengejutkan publik yaitu bergabungnya Marlin Agustina dalam Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
“Kalau bertanya terkait politik, saya tidak mau jawab,” ujar Walikota Batam itu, Jumat 1 Desember 2023. Sesi doorstop dengan Ketua DPW NasDem Kepri itu berlangsung di lantai empat Kantor Walkota Batam. Rudi usai menjamu finalis Miss Tourism World 2023, Dewi Aulia. Rudi tetap bungkam meski terus dikejar pertanyaan soal Marlin sampai ia masuk lift.
Pertanyaan soal tanggapan Rudi dilempar sehari setelah Ketua DPP Gerindra Endipat Wijaya menyatakan secara terbuka Marlin Agustina masuk dalam TKD Prabowo-Gibran. Apalagi hingga sekarang Marlin juga belum menyampaikan keterangan.
Kepastian Wakil Gubernur Kepri itu masuk dalam TKD Prabowo-Gibran juga dibuktikan lewat dokumen resmi surat keputusan TKD untuk Kepri. Marlin menjabat Penasehat TKD Prabowo-Gibran di Kepri bersama 13 nama lain yang merupakan tokoh-tokoh di provinsi ini. Selain Marlin, Ansar Ahmad, Gubernur Kepri, masuk dalam TKD Prabowo-Gibran.
Endipat yang juga Ketua Dewan pembina TKD Prabowo-Gibran di Kepri menyatakan langkah Marlin merupakan pilihan yang baik mencerminkan demokrasi yang bagus. “Ya nama Bu Marlin masuk. Pak Rudi tidak. Sesuai perintah Ketum Prabowo,” ujar Endipat, Kamis (30/11).

Baca Juga:
- Lika-Liku Perjalanan Ansar dan Marlin ke Dompak
- Ronde Ketiga Rudi, Arena Pertama Lukita
- Pertarungan Generasi Kedua
- Politik Zigzag Partai Demokrat
- PILKADA BINTAN: Lompat Pagar demi Dua Jago
Menurut Endipat, Prabowo mempersilakan tokoh-tokoh untuk masuk kedalam TKD tanpa paksaan. Sebelum bergabung, Gerindra memanggil Marlin Agustina untuk menanyakan kesediaan berjuang bersama Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. “Sudah kami panggil dan beliau bersedia. Untuk saat ini belum ada tugas khusus untuk Bu Marlin,” pungkas Endipat. Gerindra, lanjut Endipat, menganggap Marlin sosok yang memiliki visi dan misi yang sama dengan pasangan Prabowo-Gibran.
Hanya saja Endipat belum mau membahas apakah bergabungnya Marlin menandai ia hengkang dari NasDem ke Gerindra. “Saya belum bicara yang belum terjadi. Karena bukan wewenang saya. Yang jelas, Partai Gerindra siap membuka diri secara internal dan terus tumbuh mengajak dan merangkul tokoh tokoh terbaik, demi kebaikan bersama,” kata dia.
Sedangkan Ketua DPD Golkar Kepri Ahmad Ma’ruf Maulana sempat membantah kabar Marlin bergabung ke TKD Prabowo-Gibran. Ia menilai tidak mungkin kader NasDem menjadi tim kampanye bagi calon presiden yang diusung Golkar pada Pemilu 2024. “Saya rasa Marlin Agustina kader Partai Nasdem. Nah apakah Nasdem di Kepri ini sudah mendukung Prabowo-Gibran? Kalau pun iya, apa mungkin Nasdem di Kepri ini tidak ikut arahan di Nasdem pusat?,” papar dia, Rabu 29 November 2023.
Persiapan Pilkada Serentak
Bergabungnya Marlin Agustina dalam TKD Prabowo-Gibran diyakini bukan sekadar ajang strategi Pilpres di daerah. Langkah itu dilihat sebagai buah lobi politik untuk pemilihan kepala daerah serentak tahun depan.
Marlin kencang dikabarkan akan mencalonkan diri sebagai wali kota Batam. Ia sendiri sudah berkali-kali menyatakan arah politiknya maju dalam pemilihan walikota Batam. Marlin saat ini menjabat Wakil Gubernur Kepri. Ketika menang 2019, ia diusung NasDem. Muhammad Rudi, suami Marlin dan Walikota Batam sekarang, diisukan kencang akan maju sebagai calon gubernur Kepri.
Selain Marlin, nama kader NasDem lain, Amsakar Achmad pun kencang dikabarkan maju pemilihan walikota Batam. Seperti Marlin, Amsakar secara terbuka menyampaikan keinginannya mencalonkan diri. Dengan skenario dua kader ingin maju pencalonan walikota, NasDem dipastikan hanya memilih salah satu antara Amsakar atau Marlin.
Pengamat politik Kepulauan Riau Zamzami A Karim menyoroti perpindahan Marlin Agustina. Ia menilai perpindahan Marlin bukan perpindahan biasa. “Sudah beralih iman politik bu Marlin dari yang identik dengan Nasdem bersama suaminya. Mungkin di tingkat nasionalnya, Pak Jokowi tidak lagi bersama Nasdem jadi Marlin ingin ambil posisi,” kata dia, Sabtu 2 Desember 2023.

Ia melihat Wakil Gubernur Kepri itu juga akan pindah partai jika melihat pergerakan kader partai saat ini. Peluangnya pindah ke Partai Gerindra. Manuver ini juga sepaket dengan Rudi. “Kalau Rudi masuk Golkar kecil sekali kemungkinan, sebab Golkar sudah mengusung Ansar Ahmad untuk pilkada,” kata dia.
Tak hanya Marlin yang diprediksi akan hengkang dari Partai Nasdem. Muhammad Rudi yang kini menjabat sebagai Walikota Batam sekaligus Kepala BP Batam juga diperediksi akan pindah. Peluang besar partai yang akan menjadi rumah baru Rudi adalah Gerindra. Gerindra dipilih lantaran tak punya sosok yang pas untuk dijadikan lawan politik pada Pilkada 2024.
“Saya yakin akan pindah ke partai lain. Saya kira Muhammad Rudi yang didukung dengan partai Nasdem pasti tidak akan nyaman. Sekarang ini Nasdem mendukung AMIN,” kata dia. “Sementara Rudi dulu ikut Nasdem ada patron politiknya yaitu Jokowi. Nasdem itu Pro Jokowi dulu. Saya yakin Rudi juga akan berpaling berpindah iman politiknya,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









