JAKARTA (gokepri) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan Polri akan menyelidiki tuntas kasus kematian diplomat muda Arya Daru Pangayunan (ADP). Penyelidikan mendalam akan dilakukan, tak peduli ada atau tidaknya desakan DPR.
“Diminta atau tidak diminta, Polri tentunya akan melakukan penyelidikan mendalam,” kata Kapolri, dilansir Antara, Minggu (13/7).
Proses penyelidikan kasus ini telah diambil alih oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Kapolri menginstruksikan agar kasus ini ditangani maksimal jika bukti-bukti telah ditemukan. “Kalau sudah kami temukan bukti-bukti, saya minta untuk anggota juga bergerak maksimal agar bisa segera terungkap dan [kasus ini] memang ditunggu oleh publik,” ucapnya.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto mengatakan Polda Metro Jaya akan bergerak cepat dan menargetkan penyelidikan kasus tewasnya ADP. Karyoto menyebutkan ada sejumlah bukti yang perlu dipelajari forensik, termasuk kamera pengawas (CCTV), hasil autopsi, dan data digital.
“Digital itu dari laptop dan lain-lain, nanti dari forensik barangkali membuka ponsel bisa di-trace, kemana, jam berapa, dia berhubungan dengan siapa,” katanya.
Kapolsek Menteng Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Rezha Rahandi mengatakan korban ADP ditemukan tewas di sebuah indekos dengan kondisi kepala terlilit lakban pada 8 Juli. Korban ditemukan oleh penjaga indekos. Jenazah ADP juga telah diautopsi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk diketahui penyebab kematiannya. ANTARA
Baca Juga: Karateka Polda Kepri Raih Emas di Kejurnas Karate Kapolri
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








