Gokepri – Batam menjadi salah satu pintu gerbang narkotik di Indonesia. Memanfaatkan jalur udara, aparat berkali-kali menangkap jaringan barang haram itu di Bandara Hang Nadim. Pekan lalu, seorang aparat Kementerian Perhubungan diciduk karena menyembunyikan 1,5 kilogram sabu di balik seragam dinasnya.
Gokepri menghimpun jumlah tangkapan narkotik di Bandara Hang Nadim sepanjang 2020. Sebagian besar rute yang digunakan jaringan barang haram itu menuju Surabaya dengan pesawat. Setidaknya ada delapan kasus tangkapan di Hang Nadim yang dihimpun dari pemberitaan.
Kasus Tangkapan Sabu di Bandara Hang Nadim sepanjang 2020
JANUARI
-Barang bukti 3,07 kilogram sabu
-Tersangka inisial DP (26) dan SU (24)
-Rute Lampung-Batam-Surabaya
FEBRUARI
1. -303 gram
-Tersangka Fajar Edi
-Rute Batam-Surabaya
2. -383,5 gram
-Tersangka Abdalah Taupik (25) dan Juliadi (27)
-Rute Batam-Surabaya
3. -1,2 kilogram
-Tersangka JJ (26)
-Rute Batam-Surabaya
MARET
-1 kilogram
-Tersangka Fajar Maulana (25)
-Rute Batam tujuan Lombok via Jakarta
-Diupah Rp25 juta
APRIL
-216 gram
-Tersangka inisial RA (29)
-Rute Batam-Surabaya
JUNI
-975 gram
-Tersangka Fahsrizal (23) dan Armada Dokles (24)
-Rute Malaysia-Batam-Surabaya
-Diupah Rp13 juta
AGUSTUS
-3,09 kilogram
-Tersangka Rano Dwi Putra (40) dan Maulida (24)
-Rute Pekanbaru-Batam-Surabaya
-Diupah Rp40 juta
(cg)
Editor: Candra
Baca Juga: