Guru dan Siswa SMKN 1 Tanjungpinang Jalani Skrining TBC

Dinkes Tanjungpinang melakukan penyuluhan dan skrining TBC di SMKN 1 Tanjungpinang, Rabu (24/7/2024). Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Tanjungpinang (gokepri.com) – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang menggelar kegiatan skrining Tuberculosis (TBC) dan Penyakit Tidak Menular (PTM) di SMKN 1 Tanjungpinang, Rabu 24 Juli 2024.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan skrining ini merupakan tindak lanjut dari amanah Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis dan Peraturan Gubernur Nomor 897 Tahun 2022 tentang Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Provinsi Kepulauan Riau.

“Skrining melibatkan 135 guru dan tenaga pendidikan serta sekitar 250 siswa di SMK Negeri 1 Tanjungpinang,” kata Rustam, dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.

Baca Juga: Tempat Rawan dan Cara Penularan TBC yang Harus Diwaspadai

Skrining dimulai dengan penyuluhan keseatan diikuti dengan wawancara dan pengukuran berbagai parameter kesehatan, seperti tinggi badan, berat badan, lingkar lengan, lingkar perut, tekanan darah, kadar gula darah, serta pengambilan sampel dahak (sputum) dari seluruh guru dan sekitar 80 siswa.

Sebanyak 215 sampel dahak diambil, terdiri dari 135 sampel dari guru dan 80 sampel dari siswa. Sampel-sampel ini akan diuji menggunakan alat Test Cepat Molekuler (TCM) di Puskesmas Seijang untuk mendeteksi kemungkinan adanya kasus TBC di antara peserta skrining.

Rustam mengatakan SMKN 1 Tanjungpinang sebagai lokasi skrining TBC sebab berdasarkan data yang ada sebelumnya pernah ditemukan 6 kasus TBC. Saat ini tiga orang ini telah sembuh dan dua orang sedang menjalani masa pengobatan.

“Kami ingin memastikan semua penderita TB terdeteksi secara dini dan melakukan upaya penyembuhan untuk mencegah penularan lebih lanjut,” kata Rustam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait