BATAM (gokepri) – Sedikitnya 912 orang tewas dalam bencana gempa bumi di Turki pada Senin 6 Februari 2023.
Presiden Turki Erdogan menyatakan sedikitnya 912 orang tewas dan 5.383 orang terluka akibat gempa bumi 7,8 magnitudo. Dan 2.818 bangunan hancur di Turki.
Gempa juga terjadi di Suriah. Menurut laporan Al Jazeera, korban tewas di Suriah mencapai 700 orang.

Saat ini operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung di beberapa kota besar.
Gempa bumi kuat berkekuatan M7,8 yang mengguncang Turki bagian Selatan itu meruntuhkan bangunan dan terasa kuat hingga ke Barat Laut Suriah, Siprus dan Lebanon.
Pihak Geologi Amerika Serikat (USGS) mengungkap gempa bumi itu terjadi pada pukul 04.17 waktu setempat (01:17 GMT) pada kedalaman sekitar 17,9 km (11 mil).
Pertahanan sipil Suriah mengatakan bahwa seluruh bangunan telah runtuh dan orang-orang terjebak di bawah reruntuhan.
Sementara itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan tim pencarian dan penyelamat telah dikirim ke daerah yang dilanda gempa.
“Kami berharap dapat melewati bencana ini bersama-sama secepat mungkin dan dengan kerusakan yang paling kecil,” tulisnya di Twitter.
Profesor geofisika di Universitas King Abdullah, Martin Mai mengatakan bahwa jumlah korban tewas akan terus meningkat selama beberapa hari ke depan.
Menurut dia, gempa bumi tersebut menjadi salah satu gempa terbesar yang pernah dialami selama ratusan tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga: Maluku Tenggara Barat Digoyang Gempa M 7,9, Tidak Memicu Tsunami
Penulis: Candra Gunawan








