Tak Hanya Menjarah, Kapal Ikan Asing Juga Intimidasi Nelayan Natuna

Aksi kejar-kejaran mewarnai penangkapan kapal ikan asing ilegal berbendera Vietnam di Laut Natuna Utara pada Selasa (27/4/2021).
Aksi kejar-kejaran mewarnai penangkapan kapal ikan asing ilegal berbendera Vietnam di Laut Natuna Utara pada Selasa (27/4/2021).

Batam (gokepri.com) – Aktivitas ilegal kapal-kapal ikan asing di wilayah perairan Natuna makin merajalela. Mereka tak hanya menjarah ikan, tapi juga makin berani mengintimidasi para nelayan lokal.

Maraknya aktivitas ilegal kapal ikan asing itu diungkapkan Ketua Aliansi Nelayan Kabupaten Natuna, Herman. Menurutnya, puluhan kapal ikan asing asal Vietnam dan Thailand makin berani menjarah hasil laut pulau terluar Indonesia.

“Seolah-olah dibiarkan saja. Hampir tiap hari ada terus KIA di laut Natuna,” kata Herman kepada media, Minggu (6/6/2021).

Ia mengatakan, kapal nelayan asing tersebut sudah hampir mengelilingi laut Natuna. Rata-rata berada di sebelah Timur dan Utara Pulau Natuna.
“Intinya masih masuk wilayah tangkap kita,” ujarnya.

Keberadaan kapal ikan asing ini, lanjut Herman, sangat merugikan tangkapan nelayan Natuna, karena dapat merusak biota laut imbas penggunaan pukat harimau. Selain itu, kapal-kapal asing itu berkapasitas 50 sampai 100 GT, sementara kapal nelayan lokal hanya berkapasitas 20 sampai 30 GT.

“Ini juga menyangkut marwah NKRI. Masa kapal asing bebas berkeliaran di laut kita tanpa izin,” tuturnya.

Tidak hanya itu, intimidasi dari Nelayan Thailand maupun Vietnam juga sering dialami nelayan Natuna. Nelayan lokal kerap dikejar bahkan tidak jarang nyaris ditabrak, sebab nelayan asing itu merasa terganggu dengan aktivitas nelayan tempatan.

“Takut menghalangi mereka mau sebar pukat harimau,” ungkap Herman.

Herman mengaku sudah berulang kali melaporkan kejadian ini kepada Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, hingga berbagai stakeholder terkait. Namun, ia tidak mengetahui apakah ini ditindaklanjuti atau tidak.

Dia pun tidak menampik jika pengawasan oleh pihak berwajib di laut Natuna sudah maksimal. Namun perlu ditingkatkan agar nelayan asing tidak makin merajalela mengeruk kekayaan alam laut.

Baca juga: Kapal Vietnam Bermuatan 300 Kg Ikan Tangkapan Diamankan di Laut Natuna

“Sebenarnya sudah jenuh melapor, nanti ada oknum tertentu yang marah,” katanya menegaskan. (wan)

BAGIKAN