TANJUNGPINANG (gokepri) — Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau menurun pada Juni 2026 dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, pemerintah daerah tetap mempertahankan target 2,7 juta kunjungan tahun ini dengan memperkuat promosi, meningkatkan kualitas destinasi, dan menghadirkan rangkaian agenda wisata internasional pada semester kedua.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau mencatat sebanyak 203.899 wisatawan mancanegara berkunjung ke provinsi tersebut selama Juni 2026. Jumlah itu turun 3,82 persen dibandingkan Mei 2026 yang mencapai 211.996 kunjungan.
Pelaksana Tugas Kepala BPS Kepulauan Riau Margaretha Ari Anggorowati menjelaskan penurunan tersebut berkaitan dengan berkurangnya momentum hari libur pada Juni. Pada Mei terdapat libur Hari Buruh Internasional, Kenaikan Yesus Kristus, Idul Adha, serta masa libur sekolah di Malaysia yang mendorong peningkatan perjalanan ke Kepri.
Baca Juga: Empat Daerah di Kepri Bergantian Gelar Agenda Wisata Sepanjang Agustus
Sebaliknya, Juni hanya memiliki libur Tahun Baru Islam pada 16 Juni, sementara libur sekolah di Malaysia berakhir pada pekan pertama bulan tersebut. “Kondisi ini memicu penurunan kunjungan wisman ke Kepri,” kata Margaretha.
Meski turun dibandingkan Mei, arus wisatawan asing masih didominasi pelancong dari Singapura sebanyak 102.524 kunjungan atau sekitar separuh dari total kunjungan selama Juni.
Malaysia menjadi negara asal wisatawan terbesar kedua dengan 51.049 kunjungan. Selanjutnya terdapat wisatawan dari Tiongkok sebanyak 7.041 orang, India 6.060 orang, Filipina 2.983 orang, Australia 2.160 orang, Myanmar 1.769 orang, Inggris 1.529 orang, Jepang 1.467 orang, Korea Selatan 1.067 orang, serta negara lainnya sebanyak 26.250 orang.
Di tengah penurunan jumlah kunjungan, indikator lain justru menunjukkan aktivitas sektor pariwisata masih tumbuh. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kepulauan Riau pada Juni mencapai rata-rata 53,23 persen, naik 4,51 poin dibandingkan Mei yang sebesar 48,72 persen.
Selain itu, rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang juga meningkat menjadi 1,92 malam dibandingkan bulan sebelumnya. Data tersebut menunjukkan wisatawan yang datang cenderung tinggal lebih lama sehingga berpotensi memberikan nilai ekonomi lebih besar bagi sektor jasa dan usaha pariwisata.
Mengejar Semester Kedua
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menargetkan 2,7 juta kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2026, lebih tinggi dibandingkan target 2 juta kunjungan pada tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Hasan mengatakan hingga akhir Juni jumlah kunjungan telah mencapai 1.040.914 wisatawan. Capaian itu menjadi modal untuk mengejar target melalui penguatan promosi, peningkatan kualitas destinasi, serta penyelenggaraan berbagai agenda wisata nasional dan internasional.
“Kami optimistis target kunjungan wisman tahun ini dapat dicapai melalui penguatan promosi, peningkatan kualitas destinasi, serta penyelenggaraan berbagai event wisata berskala nasional dan internasional,” kata Hasan.
Menurut Hasan, Kepri tahun ini dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Wonderful Indonesia Wellness oleh Kementerian Pariwisata di Pulau Bintan yang meliputi wilayah Tanjungpinang dan Bintan.
Selain itu, Kementerian Pariwisata juga memasukkan Jong Race Festival di Kabupaten Bintan dan Kenduri Seni Melayu di Kota Batam ke dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN). Kedua agenda tersebut akan diperkuat dengan kegiatan Penyengat Heritage dan Kepri International Art & Culture 2026.
Pada Agustus mendatang, Kepri juga akan menggelar Tour de Bintan dengan target ribuan peserta dari dalam maupun luar negeri. Pemerintah daerah berharap rangkaian kegiatan itu mampu menjaga arus kunjungan hingga akhir tahun sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat yang bergantung pada sektor pariwisata. ANTARA
Baca Juga: Kunjungan Wisman ke Kepri Melandai Usai Imlek
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









