TANJUNGPINANG (gokepri) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan sembilan agenda wisata, budaya, olahraga, dan ekonomi kreatif sepanjang Agustus 2026 untuk menjaga pergerakan wisatawan di tengah musim libur pertengahan tahun. Kalender kegiatan itu disebar di Bintan, Tanjungpinang, Batam, dan Karimun agar manfaat ekonomi tidak terpusat pada satu daerah.
Strategi tersebut disusun Dinas Pariwisata Kepulauan Riau bersama pemerintah kabupaten/kota, pelaku industri pariwisata, dan mitra penyelenggara. Selain menarik kunjungan, rangkaian kegiatan juga diharapkan memperpanjang lama tinggal wisatawan sehingga mendorong perputaran ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Hasan mengatakan kalender kegiatan menjadi bagian dari upaya menjaga denyut pariwisata sepanjang tahun melalui kolaborasi lintas daerah dan berbagai sektor.
Baca Juga: Enam Agenda Wisata Kepulauan Riau Sepanjang Juli, Apa Saja?
“Kegiatan budaya, olahraga, ekonomi kreatif, dan pameran diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperpanjang lama tinggal, serta memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha lokal dan masyarakat,” kata Hasan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Festival Kompang pada 1 Agustus 2026 di Akau Taman Kota Kijang atau Kijang Food Court, Kabupaten Bintan. Pada hari yang sama hingga 2 Agustus, Pulau Penyengat di Tanjungpinang menjadi tuan rumah Gelar Budaya Pulau Penyengat yang menampilkan beragam kesenian Melayu sekaligus memperkenalkan sejarah kawasan tersebut kepada wisatawan.
Memasuki pekan kedua Agustus, Bintan Resort Night Parade digelar pada 7-10 Agustus 2026 di Plaza Lagoi, Kabupaten Bintan. Parade malam itu menghadirkan lebih dari 200 kostum tematik, pertunjukan hiburan, bazar, aktivitas keluarga, dan pertunjukan musik.
Tanjungpinang kemudian menggelar Dekranasda Tanjungpinang Fun and Run 5K dan 10K pada 9 Agustus 2026 di kawasan Gedung Gonggong, Tepi Laut. Selain lomba lari, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan bazar UMKM, lomba seni, sajian kuliner khas Melayu, serta hiburan masyarakat.
Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia turut menjadi bagian dari kalender pariwisata melalui Malam Ramah Tamah dan Hiburan Rakyat pada 17 Agustus 2026 di Halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang.
Memasuki paruh kedua Agustus, Festival Kopi Merdeka berlangsung pada 20-23 Agustus 2026 di Jalan Merdeka, Tanjungpinang. Festival itu memadukan promosi kopi lokal, kuliner, pertunjukan seni, dan penampilan musisi sebagai ruang promosi bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
Pada saat bersamaan, sektor sport tourism kembali diperkuat melalui Tour de Bintan pada 21-23 Agustus 2026 di kawasan Lagoi, Kabupaten Bintan. Ajang balap sepeda internasional tersebut diharapkan menarik atlet dan wisatawan dari berbagai negara sekaligus memperkuat posisi Bintan sebagai destinasi olahraga bertaraf internasional.
Sementara itu, Kota Batam menjadi lokasi penyelenggaraan 24th Indonesia Tourism & Trade Investment Expo (ITTIE) pada 27-30 Agustus 2026 di Mega Mall Batam. Pameran itu menjadi ruang promosi sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi.
Rangkaian agenda Agustus ditutup melalui Karimun Taja Tari pada 28-29 Agustus 2026 di Coastal Area, Tanjung Balai Karimun. Menurut Hasan, kalender kegiatan seperti ini rutin disusun agar setiap kabupaten dan kota di Kepulauan Riau memiliki momentum untuk menampilkan potensi terbaiknya sekaligus menjaga pergerakan wisatawan sepanjang tahun. ANTARA
Baca Juga: Sampan Layar dan Pesta Pantai di Buru Bakal Jadi Agenda Wisata Tahunan Karimun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









