Sebulan Terakhir, Ditemukan 2.195 Orang jadi Korban TPPO di Indonesia

Kasus perdagangan orang di Indonesia masih tinggi (Suara Merdeka)

Karimun (gokepri.com) – Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terus menjadi momok menakutkan di negeri ini.

Polri melalui Penegakkan Hukum (Gakkum) merilis kasus terbaru kasus TPPO di Indonesia.

Kasubdit V Dittipidum Bareskrim Polri, AKBP Aris Wibowo menjelaskan, selama kurun waktu 5 Juni hingga 27 Juli 2023 pihaknya menerima 722 kasus TPPO.

Dari jumlah kasus tersebut, ditemukan 2.195 orang yang menjadi korban.

“Korban paling banyak ditemukan di Jawa Barat,” ujar Aris.

Sementara, dari 722 kasus tersebut pihak kepolisian sudah mengamankan 865 tersangka.

“Tersangka paling banyak itu dari Kaltara dengan jumlah 865 orang,” jelas Aris.

Data terbaru kasus, pelaku dan korban TPPO tersebut diungkapkan Aris Wibowo melalui diskusi media terkait Joint Efforts to Combat Trafficking in Persons (TIP), Jumat, 28 Juli 2023 siang.

Diskusi tersebut melibatkan Keduataan Besar Amerika Serikat di Indonesia dengan narasumber dari kepolisian dan stakeholder terkait dengan TPPO.

Kegiatan ini diikuti puluhan jurnalis dari seluruh Indonesia.

Penulis: Ilfitra

Pos terkait