Istanbul (gokepri.com) – Pihak Rusia mengakui pertempuran di Jalur Gaza masuk kategori genosida. Komunitas internasional didesak untuk berupaya menghentikan pertempuran tersebut.
Hal itu diungkapkan utusan khusus Rusia untuk Suriah Alexander Lavrentiev kepada wartawan saat konferensi pers usai pertemuan ke-21 Astana di Kazakhstan, Kamis 25 Januari 2024.
Ia mengatakan peristiwa tragis di Jalur Gaza sudah tidak manusiawi. Sudah terlalu banyak korban berjatuhan.
Baca Juga: Bawa Bantuan untuk Palestina, KRI dr Radjiman Singgah di Batam
“Sungguh sebuah kejahatan di mana begitu banyak orang, termasuk perempuan dan anak-anak, meninggal dalam waktu singkat. Ini dapat dipandang sebagai genosida,” ujarnya.
Ia pun mendesak Mahkamah Internasional (ICJ) untuk mengevaluasi definisi genosida dari perspektif hukum. Menurut dia, tindakan yang dilakukan Israel seolah diperbolehkan.
“Hal ini dapat menimbulkan konsekuensi yang sangat negatif bagi seluruh kawasan Timur Tengah, terutama terhadap negara-negara tetangga Palestina,” kata dia.
Berdasarkan analisanya, jika perang di Jalur Gaza terus berlanjut maka konflik akan meluas hingga Lebanon dan Suriah. Kemudian jika negara-negara tersebut ikut terlibat dalam peran, maka negara-negara lain di kawasan Timur Tengah juga akan ikut menderita.
Menurut dia, komunitas internasional harus segera berupaya meyakinkan Israel untuk menghentikan pertempuan di Jalur Gaza.
“Solusi dua negara harus didiskusikan di meja perundingan melalui pembicaraan dengan Palestina,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Anadolu/Antara









