BATAM (gokepri) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengkaji penambahan Organisasi Perangkat Daerah atau OPD baru. Gubernur Ansar Ahmad utamakan efisiensi anggaran dan pelayanan.
“Kami masih mempertimbangkan. Kalau bisa digabung ya digabung dulu, karena kami juga harus melihat kemampuan keuangan daerah,” ujar Ansar Ahmad, usai meresmikan PT Tin Andalan Indonesia di Batam, Kamis, 10 Juli 2025.
Menurut Ansar, penambahan OPD baru memang bisa memperkuat fungsi dan tugas pemerintahan. Namun, kondisi fiskal daerah saat ini menjadi pertimbangan utama sebelum keputusan diambil.
“Yang penting fungsinya jalan. Kalau satu OPD bisa menangani dua fungsi sekaligus tanpa menambah beban, ya itu kami pertimbangkan lebih dulu,” jelasnya.
Gubernur juga menyampaikan bahwa kajian teknis dan analisis kebutuhan sudah mulai dibahas oleh tim Pemprov. Fokus utama tetap pada efisiensi dan pelayanan kepada masyarakat. “Kami harus realistis dengan kondisi keuangan,” tambah Ansar.
Baca Juga: Ansar Targetkan Jembatan Batam-Bintan Segera Dibangun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








