Bus Rombongan Jemaat Gereja Terbalik di Rempang, Satu Penumpang Meninggal Dunia

(istimewa)

BATAM (gokepri.com) – Kecelakaan bus yang mengangkut rombongan jemaat Gereja HKBP Tembesi Indah menuju kawasan Pantai New Melur, Rempang, Kota Batam, Sabtu (20/6), menelan korban jiwa. Satu penumpang dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis usai dievakuasi dari lokasi kejadian.

Bus pariwisata bernomor polisi BP 7159 EY tersebut membawa sekitar 30 penumpang yang didominasi ibu-ibu dan anak-anak untuk mengikuti kegiatan bersama di kawasan wisata tersebut.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, mengatakan korban meninggal merupakan penumpang yang dievakuasi terakhir dari dalam badan bus yang terguling.

“Satu korban yang dievakuasi terakhir meninggal dunia saat berada di Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah,” ujar Afiditya.

Ia menjelaskan proses penyelamatan berlangsung cukup sulit karena posisi korban terjepit di bagian dalam kendaraan setelah bus terbalik.

Berdasarkan keterangan sementara, kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.50 WIB saat bus melaju dari arah atas bukit menuju pintu masuk Pantai New Melur.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Iptu Jefry, mengatakan dari hasil keterangan saksi di lokasi, kendaraan melaju dengan kecepatan sekitar 50 hingga 60 kilometer per jam sebelum memasuki tikungan.

“Menurut keterangan saksi, bus BP 7159 EY melaju dari atas bukit menuju pintu masuk Pantai New Melur. Saat berada di tikungan pintu masuk pantai, kendaraan tersebut melakukan manuver belok dengan kecepatan yang sama dan diduga mengalami rem blong sehingga mengakibatkan bus terbalik,” kata Jefry.

Saat sistem pengereman diduga tidak berfungsi, pengemudi disebut berusaha mengendalikan kendaraan dan menghindari risiko yang lebih besar. Namun bus kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling di sisi jalan.

Peristiwa tersebut memicu kepanikan di antara para penumpang. Sejumlah korban berusaha keluar melalui jendela kendaraan yang pecah, sementara warga sekitar dan petugas gabungan langsung melakukan pertolongan.

Proses evakuasi berlangsung hingga sekitar pukul 12.40 WIB. Seluruh korban kemudian dibawa ke Puskesmas Rempang Cate, Rumah Sakit Embung Fatimah, dan Rumah Sakit Graha Hermina untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan medis.

Selain satu korban meninggal dunia, sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat cedera yang berbeda dan masih menjalani penanganan medis. *

Penulis: Ngesti

Pos terkait