Tanjungpinang (gokepri.com) – Untuk meminimalkan macet arus mudik Lebaran Idulfitri 1445 H, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepri menyiapkan rekayasa lalu lintas di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur (Batam) dan Tanjung Uban (Bintan).
Kasi Lalu Lintas SDP dan Pengawasan BPTD Kelas II Kepri Mohamad Fauzan mengatakan rekayasa lalu lintas sangat diperlukan.
“Karena kemacetan tak bisa dielakkan,” kata Fauzan, Sabtu 30 Maret 2024.
Baca Juga: Mudik Pakai Motor Lewat Pelabuhan Punggur Tak Perlu Daftar Online
Rekayasa lalu lintas tersebut bekerja sama dengan berbagai stakeholder terkait, seperti kepolisian dan Dinas Perhubungan setempat. Rekayasa lalu lintas dilakukan dengan menyediakan lahan parkir tambahan di area pelabuhan.
Lahan parkir tambahan untuk di Pelabuhan Punggur berada di samping kanan pelabuhan, jaraknya 100 meter dari pintu pelabuhan.
“Lahan itu milik BP Batam. ASDP sudah menyurati untuk izin penggunaannya,” ujar Fauzan.
Sementara di Tanjung Uban, lahan parkir tambahan diarahkan di lapangan Gedung Nasional atau di luar pelabuhan tersebut.
Menurut Fauzan kendaraan yang mengantre naik kapal roro di pelabuhan pelabuhan ASDP Telaga Punggur maupun Tanjung Uban akan diarahkan ke lokasi parkir tambahan yang telah disediakan.
“Jika kondisi kendaraan pelabuhan Punggur dan Tanjung Uban sudah terurai, baru yang diparkir kami arahkan masuk ke pelabuhan,” kata dia.
Fauzan menyebut arus mudik Lebaran menggunakan kapal roro rute Punggur-Tanjung Uban menjadi perhatian utama. Hal itu karena mobilitas yang tinggi dibanding pelabuhan roro lainnya di wilayah Kepri, terutama pada hari besar keagamaan seperti Idul Fitri.
Di hari biasa trayek Punggur-Tanjung Uban beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 WIB sampai 18.00 WIB, sedangkan di akhir pekan beroperasi mulai pukul 07.00 WIB hingga 20.00 WIB.
“Khusus untuk mudik Lebaran, diprediksi ada penambahan jam operasional kapal roro, tapi masih dalam pembahasan bersama ASDP,” ujar Fauzan.
BPTD Kepri juga memprediksi terjadi lonjakan penumpang mudik Idul Fitri 2024 dibanding 2023 di Pelabuhan Punggur-Tanjung Uban.
Pihaknya pun memastikan seluruh armada kapal maupun fasilitas pelabuhan yang dimiliki ASDP sudah 100 persen layak beroperasi melayani angkutan Lebaran/Idul Fitri 2024.
“ASDP pun sudah memastikan kapal roro sudah siap beroperasi, mulai dari perizinan maupun kondisi kelaiklautan kapal,” ujar Fauzan.
Selain rute Punggur-Tanjung Uban, BPTD turut mengawasi lintasan kapal roro se-Provinsi Kepri meliputi Pelabuhan Telaga Punggur, Pelabuhan Tanjung Uban, Pelabuhan Dompak, Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Pelabuhan Selat Belia, Pelabuhan Matak, Pelabuhan Dabo Jagoh, Pelabuhan Penarik, Pelabuhan Tambelan, Pelabuhan Penagih, dan Pelabuhan Sedanau.
BPTD Kepri juga akan melakukan kegiatan posko terpadu mudik Lebaran mulai H-7. Posko dibuat di dalam Pelabuhan Punggur dan Tanjung Uban melibatkan unsur terkait seperti Dishub, Polri hingga TNI.
“Tak hanya melayani trayek antarpulau di Kepri, ada juga kapal roro lintas provinsi, yakni tujuan Jambi dan Riau,” kata Fauzan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara









