Awasi Kapal China, TNI Minta Nelayan Natuna Tidak Takut Melaut

Pangkogabwilhaan 1 Laksamana Madya TNI Muhammad Ali berharap Bupat dan jajaran tenangkan nelayan Natuna agar tidak takut melaut.
Pangkogabwilhaan 1 Laksamana Madya TNI Muhammad Ali berharap Bupat dan jajaran tenangkan nelayan Natuna agar tidak takut melaut.

Natuna (gokepri.com) – Nelayan Natuna diminta untuk tidak takut dengan keberadaan kapal perang China di wilayah ZEE Laut Natuna Utara. Kapal-kapal China itu di bawah pantauan langsung TNI AL dan jajaran.

“Kami menduga kapal perang mereka melakukan survei. Tapi aktifitas itu tetap kami pantau dan pengawasan jajaran TNI,” kata Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Muhammad Ali.

Laksma Ali menjamin kapal-kapal perang China di Laut Natuna Utara tidak akan mengganggu aktivitas para nelayan. Sebab kapal-kapal itu beroperasi masih di zona ekonomi eksklusif dan diperbolehkan berdasarkan keputusan PBB tentang UNCLOS 1982.

Pangkogabwilhan 1 berharap Bupati Natuna dan jajaran bisa ikut menjelaskan kepada nelayan. Sehingga mereka tidak takut melaut dan dapat beraktivitas seperti biasa.

“Jika menemukan sesuatu yang janggal, baik itu kapal ikan asing atau kapal perang asing, silakan laporkan! Kami sangat berterimakasih atas informasi tersebut. Mari kita sama-sama jaga wilayah NKRI, terutama di Laut Natuna Utara,” kata Laksma Ali di Rumah Makan Sisi Basisir Ranai, Rabu (22/9/2021).

Pangkogabwilhan Ali menjelaskan, berdasarkan pemantauan saat ini, keadaan Laut Natuna Utara dalam kondisi aman. Tidak ada aktivitas eksploitasi atau eksplorasi yang dilakukan kapal perang China di Laut Natuna Utara

“Yang terpenting kapal perang China di Perairan Natuna Utara itu tidak boleh mengambil segala sesuatu yang ada di laut kita. Atau mengeksploitasi serta mengeksplorasinya,” ujarnya.

Bupati Natuna, Wan Siswandi, mengapresiasi perhatian Pangkogabwilhan terhadap keluhan nelayan Natuna. Langkah sigap pengamanan dilakukan oleh TNI setelah menerima laporan para nelayan Natuna.

“Ini membuktikan bahwa jajaran TNI siap dan sigap dalam menjaga perairan serta kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah Laut Natuna Utara,” katanya. (wan)

Baca juga: Kapal China Mondar-Mandir di Laut Natuna, Kapal Indonesia Latihan Perang dengan Singapura

BAGIKAN