Janggal Konstruksi Museum Natuna, Pasang Atap di Atas Atap

Museum Natuna
Bagian atap Gedung Kebudayaan Natuna yang dijuga dinamai Museum Natuna. (Foto: istimewa)

Natuna (gokepri.com) – Gedung Kebudayaan Kabupaten Natuna (Museum) sudah terlihat indah dan megah dari luar areanya. Namun keindahan dan kemegahan ini nampak jadi berkurang bila dilihat ke dalam karena disinyalir terdapat beberapa persoalan.

Gedung dengan design konstruksi yang megah itu bahkan mengandung keanehan dan kejanggalan dari segi rupa apabila di tengok ke bagian atap gedungnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi beberapa waktu lalu, terdapat sejumlah pekerja bangunan sedang bekerja di atas atap gedung tersebut.

Mereka terlihat sedang memasang rangka besi di atas atap gedung untuk mengatapi kembali atap yang pertama.

“Hehe mungkin (tindakan) ini boleh makanya dikerjakan, Bang. Kami tak tahu soal itu, kami hanya bekerja di sini,” kata seorang pekerja sambil senyum-senyum.

Atap yang pertama gedung itu berupa beton dan atap yang kedua berbahan besi seperti yang terlihat sedang dikerjakan oleh para pekerja.

Museum Natuna
Bagian atap Gedung Kebudayaan Natuna yang dijuga dinamai Museum Natuna. (Foto: istimewa)

“Mungkin untuk mengatasi kebocoran, karena gedung ini memang bocor. Tapi enggak tahu juga kami, bang,” sambung pekerja itu.

Sejumlah kalangan menilai tindakan pemasangan atap di atas atap sebagai satu hal yang aneh, apalagi model bahan atap tidak sama dengan yang sudah ada.

“Wah, mantap juga ya. Atap diatapi? Mungkin tindakan itu boleh saja dilakukan, kan ada namanya mekanisme Contract Change Order (CCO) itu boleh dilakukan dalam proyek. Tapi kan jadi aneh saja, masak atap diatapi?,” ujar Ari, seorang warga.

Menurutnya, bila terjadi kerusakan di atap gedung, baiknya atapnya diperbaiki saja agar tidak bocor dan tidak terlihat aneh.

“Saya baru tahu itu bocor, tapi masak iya atap ditimpa atap. Kurang logis juga rasanya, apalagi ini nanti jadi gedung kebudayaan kita,” ujar Ari.

Sebelumnya, Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna, Hadisun juga membenarkan adanya tindakan pemasangan atap itu. Tindakan itu diambil untuk mengatasi kebocoran yang selama ini terjadi pada gedung tersebut.

“Ya, itu sedang dikerjakan biar tidak bocor lagi. Atap itu diatapi lagi,” ujar Hadisun. (Penulis: far)

Pos terkait