BATAM (gokepri) — Minat Bakrie Group menjajaki peluang investasi di Batam menjadi sinyal meningkatnya perhatian investor nasional terhadap kawasan industri tersebut.
Di tengah pertumbuhan investasi yang terus berlanjut, sektor energi muncul sebagai salah satu bidang yang dinilai memiliki prospek strategis untuk mendorong ekonomi Batam dalam jangka panjang.
Ketertarikan itu mengemuka saat Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), bagian dari Bakrie Group, pada Senin (8/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang awal untuk memperkenalkan potensi investasi Batam sekaligus menjajaki peluang kerja sama di sektor yang menjadi prioritas pembangunan nasional.
Baca Juga: Para Pengusaha dan Konglomerat di Lingkaran Timses
Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi BP Batam Dendi Gustinandar mengatakan, Batam memiliki sejumlah keunggulan yang mendukung pengembangan investasi. Selain berada di jalur perdagangan internasional, kawasan ini ditopang infrastruktur industri, konektivitas pelabuhan internasional, serta ekosistem usaha yang terus berkembang.
Menurut Dendi, sektor energi menjadi salah satu bidang yang menarik perhatian investor. Terlebih, pemerintah juga mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari transformasi ekonomi nasional.
“Bakrie Group berminat pada rencana investasi di sektor energi. Pertemuan kali ini menjadi bagian penting untuk memperkenalkan potensi strategis Batam di sektor tersebut kepada mereka,” ujar Dendi.
Batam dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya mengandalkan investasi asing sebagai penggerak ekonomi. BP Batam mencatat investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) menunjukkan tren peningkatan dan mulai mengambil peran lebih besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Perkembangan itu dinilai penting karena menunjukkan diversifikasi sumber investasi. Ketergantungan terhadap modal asing dapat berkurang apabila investasi domestik tumbuh seiring dan mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru.
Di sisi lain, sektor energi dinilai memiliki posisi strategis bagi Batam. Selain mendukung kebutuhan kawasan industri yang terus berkembang, sektor ini juga berpotensi memperkuat daya saing Batam sebagai tujuan investasi manufaktur dan logistik di kawasan Asia Tenggara.
Wakil Direktur Utama PT Bakrie & Brothers Tbk Anindra Ardiansyah Bakrie mengatakan, perusahaannya melihat sejumlah peluang investasi yang layak dikaji lebih lanjut di Batam.
“Bakrie Group memiliki ketertarikan untuk menjajaki peluang investasi di Batam, khususnya pada sektor energi. Kami berharap komunikasi dan koordinasi yang baik dengan BP Batam dapat membuka ruang kolaborasi yang mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Batam maupun nasional,” ujar Ardi.
Selain sektor energi, Bakrie Group juga menaruh perhatian terhadap keberadaan tiga pelabuhan internasional di Batam. Infrastruktur tersebut dinilai memiliki nilai strategis dalam mendukung konektivitas perdagangan dan pengembangan bisnis di kawasan.
Bagi Batam, ketertarikan investor nasional berskala besar menjadi salah satu indikator bahwa daya tarik kawasan tidak hanya bertumpu pada kedekatan geografis dengan Singapura dan Malaysia. Ketersediaan infrastruktur, kemudahan investasi, serta peluang pengembangan sektor baru kini menjadi faktor yang semakin menentukan keputusan investasi.
Pertemuan BP Batam dan Bakrie Group belum menghasilkan komitmen investasi tertentu. Namun, komunikasi awal tersebut menunjukkan bahwa sektor energi berpotensi menjadi salah satu arena investasi baru yang akan membentuk arah pertumbuhan ekonomi Batam pada tahun-tahun mendatang.
Baca Juga: Deretan Investasi Data Centre Ratusan Triliun di Batam
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








