Kampus Korea Buka Peluang Beasiswa bagi Siswa Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bertemu delegasi Jeonju Vision College dari Korea Selatan untuk membahas kerja sama pendidikan vokasi.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menerima audiensi delegasi Jeonju Vision College, Korea Selatan, bersama Traverse Edu di Kantor Wali Kota Batam, Senin (27/7/2026), membahas peluang kerja sama pendidikan vokasi dan beasiswa. Foto: Diskominfo Batam

BATAM (gokepri) – Pemerintah Kota Batam membuka peluang kerja sama pendidikan vokasi dengan Jeonju Vision College, Korea Selatan, untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil yang terus meningkat seiring pertumbuhan investasi dan ekspansi kawasan industri. Kolaborasi itu diarahkan agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri sekaligus memperoleh akses pendidikan dan pengalaman kerja internasasional.

Peluang tersebut mengemuka saat Wali Kota Batam Amsakar Achmad menerima audiensi Traverse Edu bersama delegasi Jeonju Vision College di Kantor Wali Kota Batam, Senin, 27 Juli 2026. Pertemuan itu membahas skema pendidikan vokasi yang mencakup beasiswa, kuliah sambil bekerja paruh waktu, pelatihan bahasa, hingga dukungan penempatan kerja setelah lulus.

Delegasi Korea Selatan memperkenalkan Jeonju Vision College, perguruan tinggi vokasi di Kota Jeonju yang memiliki sekitar 3.000 mahasiswa dari berbagai negara. Kampus tersebut menerapkan sistem pendidikan yang terintegrasi dengan kebutuhan dunia industri.

Baca Juga: 

Amsakar menilai kerja sama internasional di bidang pendidikan menjadi salah satu cara menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan industri Batam. “Kami menyambut baik setiap bentuk kolaborasi yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” katanya.

Menurut Amsakar, Batam memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Singapura serta berstatus sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone/FTZ). Kota itu juga memiliki empat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yakni Nongsa Digital Park, Batam Aero Technic, Tanjung Sauh, dan KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam.

Perkembangan investasi di kawasan tersebut mendorong meningkatnya kebutuhan tenaga kerja kompeten. Saat ini Batam memiliki 31 kawasan industri dan sekitar 135 galangan kapal yang menjadi tulang punggung sektor manufaktur dan maritim.

Karena itu, pemerintah daerah berupaya memperluas kemitraan dengan lembaga pendidikan yang mampu menghasilkan tenaga kerja siap pakai. Amsakar menilai Jeonju Vision College dapat menjadi salah satu mitra strategis dalam mencetak SDM yang sesuai dengan kebutuhan industri Batam.

Ia menjelaskan, sektor yang membutuhkan tenaga terampil meliputi galangan kapal, teknologi informasi, pusat data, maintenance, repair and overhaul (MRO) pesawat, hingga energi baru dan terbarukan. Menurutnya, peningkatan kompetensi generasi muda menjadi syarat agar Batam mampu memenuhi kebutuhan industri pada masa depan.

Peluang Beasiswa

President Jeonju Vision College Woo Byung-hun mengatakan kampusnya telah berpengalaman menerima mahasiswa asal Indonesia. Kurikulum yang diterapkan disusun berdasarkan kebutuhan industri, terutama pada bidang perkapalan, mesin, otomotif, serta energi baru dan terbarukan seperti tenaga angin dan tenaga surya.

Melihat besarnya potensi industri maritim di Batam, kampus tersebut menawarkan kesempatan bagi sekitar 20 hingga 30 peserta asal Batam mengikuti pendidikan melalui program beasiswa.

Woo mengatakan peserta tidak hanya memperoleh kesempatan belajar di Korea Selatan, tetapi juga pelatihan bahasa, pengalaman bekerja paruh waktu, dan pembekalan profesional sebelum memasuki dunia kerja. “Kami berharap program ini dapat mendukung perkembangan industri di Batam melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia,” katanya.

Audiensi itu menjadi tahap awal penjajakan kerja sama internasional di bidang pendidikan vokasi. Pemerintah Kota Batam berharap kolaborasi tersebut memperluas akses pendidikan, meningkatkan kompetensi generasi muda, dan memperkuat daya saing tenaga kerja Batam di tengah pertumbuhan industri.

Baca Juga: Mengapa Rencana Ekspor Listrik Batam ke Singapura Mandek

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait