Disnaker Batam optimalkan Bursa Kerja Khusus. Penempatan lulusan dihubungkan dengan kebutuhan industri.
BATAM (gokepri) — Mempertemukan lulusan dengan kebutuhan dunia usaha menjadi tantangan yang terus dihadapi Kota Batam. Untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam mengoptimalkan peran Bursa Kerja Khusus (BKK) di sekolah menengah kejuruan (SMK) dan perguruan tinggi sebagai penghubung langsung antara pencari kerja dan perusahaan.
Langkah itu ditempuh seiring bertambahnya jumlah BKK yang aktif. Pada 2026, terdapat 39 BKK, meningkat dari 35 BKK pada 2025. Seluruh BKK diharapkan tidak hanya menyalurkan informasi lowongan, tetapi juga memetakan kompetensi lulusan agar sesuai dengan kebutuhan industri.
Baca Juga: Job Fair Bintan 2026 Buka 1.309 Lowongan Kerja
Kepala Disnaker Kota Batam Yudi Suprapto mengatakan, 39 BKK yang aktif terdiri atas 37 BKK di SMK serta dua BKK di perguruan tinggi, yakni Universitas Internasional Batam (UIB) dan Politeknik Negeri Batam.
“Sampai saat ini komunikasi dengan seluruh BKK berjalan efektif, termasuk dalam pelaporan penempatan tenaga kerja oleh masing-masing satuan pendidikan,” ujar Yudi di Batam, Jumat (3/7/2026).
Beberapa BKK yang aktif antara lain berada di SMKN 3 Batam, SMKN 7 Batam, SMKS Maitreyawira, SMKS Satu Bangsa Harmoni, dan SMKS Advent Batam.
Menurut Yudi, peningkatan jumlah BKK menjadi bagian dari upaya memperluas akses kerja bagi lulusan pendidikan vokasi. Keberadaan BKK juga membantu sekolah membangun hubungan yang lebih erat dengan dunia usaha dan dunia industri.
Salah satu program yang terus diperkuat ialah job matching, yaitu proses mencocokkan kualifikasi, keterampilan, dan pengalaman pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan. Skema ini diharapkan dapat memperpendek masa tunggu lulusan untuk memperoleh pekerjaan.
Selain itu, BKK menyusun pemetaan lulusan. Data tersebut mencakup latar belakang pendidikan, kesesuaian kompetensi dengan kebutuhan industri, serta masa tunggu lulusan sebelum bekerja atau melanjutkan pendidikan.
Disnaker Batam juga menyiapkan evaluasi terhadap kinerja seluruh BKK pada semester pertama 2026. Evaluasi akan dibahas dalam rapat kerja yang dijadwalkan berlangsung pada awal Agustus 2026.
“Kami akan menggelar rapat kerja bersama seluruh BKK pada awal Agustus 2026 untuk mengevaluasi kinerja semester pertama 2026. Karena itu, data penempatan tenaga kerja masih dalam tahap rekapitulasi,” kata Yudi.
Di luar peran BKK, Disnaker Batam juga memperluas penyebaran informasi ketenagakerjaan melalui kanal digital. Setiap informasi lowongan dari perusahaan dibagikan ke grup WhatsApp Forum BKK se-Kota Batam agar cepat diteruskan kepada para lulusan.
Informasi serupa juga dipublikasikan melalui akun media sosial Disnaker Batam, seperti Instagram dan TikTok. Langkah ini bertujuan memperluas jangkauan informasi lowongan kerja kepada masyarakat. ANTARA
Baca Juga: Siapa yang Potensial Bertarung di Pilkada Kepri 2029?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








