Dari Puisi hingga Film Pendek, 255 Pelajar Ikuti FLS3N Kepri 2026

Hardiknas 2026 Kepri
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad didampingi Ketua TP PKK Kepri Dewi Kumalasari menjawab pertanyaan pers pelajar SMK Negeri 1 Tanjungpinang di sela upacara Hardiknas, Senin (4/5/2026). (Foto: Harun/Diskominfo Kepri)

Dari puisi hingga film pendek, pelajar terbaik Kepri akan bersaing memperebutkan tiket ke FLS3N nasional.

TANJUNGPINANG (gokepri) — Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Provinsi Kepulauan Riau menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengasah karakter. Sebanyak 255 siswa SMA dan SMK dari tujuh kabupaten/kota akan berkompetisi pada 16 cabang lomba yang digelar pada 23–25 Juli 2026.

Ajang ini tidak sekadar memilih wakil daerah ke tingkat nasional. FLS3N juga menjadi wadah pembinaan talenta seni yang mendorong peserta mengekspresikan gagasan, identitas, dan kemampuan secara positif melalui berbagai karya kreatif.

Baca Juga: Jateng Juara Umum FLS2N 2020, Menteri Nadiem: Pandemi Tak Menghalangi Inovasi

Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Riau Andi Agung mengatakan, FLS3N 2026 mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya.”

Menurut Agung, karakter peserta didik tumbuh melalui proses berkarya, berlatih, dan berkompetisi. Karena itu, FLS3N menjadi bagian penting dalam pengembangan potensi generasi muda.

Sebanyak 16 cabang lomba dipertandingkan, yakni baca puisi, cipta lagu, cipta puisi, desain poster, film pendek, fotografi, instrumen solo gitar, jurnalistik, kreativitas musik tradisi, kriya, komik digital, menulis cerita pendek, menyanyi solo putra, menyanyi solo putri, monolog, dan tari kreasi.

Seluruh peserta merupakan juara FLS3N tingkat kabupaten dan kota yang berlangsung pada April hingga Mei 2026. Pemenang tingkat provinsi akan mewakili Kepulauan Riau pada FLS3N tingkat nasional.

“Kami memasang target perwakilan kontingen Kepri bisa masuk 10 besar FLS3N nasional 2026,” ujar Agung.

Ia mengingatkan peserta agar menampilkan kemampuan terbaik sekaligus menjunjung tinggi sportivitas. Dewan juri juga diminta memberikan penilaian secara objektif dan profesional.

Pertandingan FLS3N tersebar di Aula Wan Seri Beni serta enam sekolah di Kota Tanjungpinang, yaitu SMKN 1, SMAN 1, SMAN 2, SMAN 4, SMAN 5, dan SMAN 7.

Menurut Agung, FLS3N merupakan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mengembangkan bakat dan minat peserta didik di bidang seni budaya. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Desain Besar Manajemen Talenta Nasional sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2024. ANTARA

Baca Juga: O2SN dan FLS2N Tingkat Kota Batam, Asah Bakat Sejak Dini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait