Warga Natuna Harap Waspada Cuaca Ekstrem hingga 4 Juli Mendatang

Korban banjir di natuna
Banjir melanda permukiman warga di Kelurahan Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Rabu (14/12/2022). Foto: ANTARA

Natuna (gokepri.com) – Warga Natuna diharapkan waspada cuaca ekstrem yang akan berlangsung mulai 2 Juli hingga 4 Juli 2023 mendatang.

Kepala Stasiun MeterologiBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ranai Feriomex Hutagalung mengatakan kondisi ekstrem tersebut ada penyebabnya.

“Adanya belokan angin, kelembapan udara yang cukup basah, dan labilitas lokal yang cukup kuat di sekitar wilayah Natuna, merupakan faktor yang mempengaruhi kondisi cuaca pada periode 2-4 Juli 2023,” ujarnya, Minggu 2 Juli 2023.

HBRL

Baca Juga: Cara Menjaga Kesehatan di Cuaca Ekstrem

Kondisi tersebut, menurutnya, dapat mendukung peluang pembentukan awan-awan hujan di wilayah Kepulauan Natuna.

Kondisi ekstrem yang menimpa Natuna ini berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diserati petir dan angin dengan skala lokal pada pagi hari hingga dini hari.

“Seluruh warga Natuna juga diimbau untuk selalu waspada terhadap dampak cuaca ekstrem,” ujarnya.

Feriomex mengatakan cuaca ekstrem tersebut dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti genangan air di seluruh wilayah Natuna.

Selain itu juga ada beberapa wilayah yang berpotensi terjadi tanah longsor, yaitu di wilayah Bunguran Barat, Bunguran Tengah, Bunguran Timur Laut, Bunguran Selatan, Serasan, Subi dan Midai.

Feriomex mengatakan berdasarkan perkiraan model maritim Ina-waves BMKG, tinggi gelombang di sekitar perairan Natuna masih dalam kategori tenang hingga sedang.

Mulai 1 hingga 3 Juli 2023 tinggi gelombang di antara 0,1 hingga 1,75 meter. Untuk mendapat informasi cuaca terkini masyarakat dapat menghubungi nomor 0811-7778-24.

Bisa juga dengan melihat Instagram BMKGranai dan Facebook Infobmkgranai serta website https://www.stametranai.com/.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara

Pos terkait