Trans Batam Tambah Armada, Waktu Tunggu Dipangkas

Trans Batam
Bus Trans Batam melayani penumpang di salah satu koridor utama di Batam. Pemerintah Kota Batam menambah 19 unit armada pada 2026 untuk mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kualitas layanan transportasi publik. ANTARA

Penambahan armada dan pengembangan rute diarahkan untuk mempercepat layanan sekaligus mendorong peralihan ke angkutan umum.

BATAM (gokepri) — Pemerintah Kota Batam menambah 19 unit bus Trans Batam pada 2026 untuk mempercepat layanan di koridor utama dan menekan waktu tunggu penumpang di halte. Langkah ini menjadi respons atas kepadatan penumpang di sejumlah rute.

Penambahan armada ditempuh untuk memperkuat daya angkut angkutan umum di tengah mobilitas warga yang terus meningkat. Pemerintah kota menargetkan perbaikan layanan dapat mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.

HBRL

Baca Juga: 13 Bus Trans Batam Baru Siap Layani Rute Padat

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Leo Putra mengatakan, tambahan armada mulai beroperasi pada 1 Juni 2026 dengan skema Buy The Service (BTS). Dalam skema ini, pemerintah membeli layanan dari operator, sementara operasional bus ditangani mitra.

“Tahun 2026 ada penambahan 19 unit. Ini untuk meminimalkan waktu tunggu dan menjawab kebutuhan di koridor yang ramai,” ujar Leo di Batam, Jumat 1 Mei 2026.

Penambahan armada difokuskan pada Koridor 5 (Jodoh–Batam Center Terminal/ BTC), Koridor 6 (Piayu–BTC), dan Koridor 7 (Nongsa–BTC). Hingga kini, belum ada rencana pembukaan koridor baru. “Penambahan unit ini untuk memperkuat koridor 5, 6, dan 7,” kata Leo.

Selain itu, Dishub Batam mengembangkan layanan menuju Bandara Internasional Hang Nadim melalui perpanjangan Koridor 7 dari Punggur. Rute ini dirancang melewati kawasan bandara setelah mendapat persetujuan Badan Pengusahaan (BP) Batam dan koordinasi dengan pengelola bandara.

Menurut Leo, layanan ini diharapkan memudahkan akses masyarakat ke bandara dengan tarif tetap, yakni Rp 5.000 untuk umum dan Rp 2.500 bagi pelajar.

“Dengan tarif tersebut, masyarakat dapat menuju bandara menggunakan Trans Batam dengan biaya terjangkau,” ujarnya.

Terkait armada lama, sebagian unit akan diganti, sementara unit yang tidak lagi laik jalan diusulkan untuk dihapus dari operasional.

Dengan penambahan armada dan penguatan rute, Pemerintah Kota Batam berharap kualitas layanan transportasi publik meningkat dan penggunaan kendaraan pribadi dapat ditekan. ANTARA

Baca Juga: Dishub Batam Buka Jalur CSR untuk Pembangunan Halte Trans Batam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait