Wagub Kepri Nyanyang Buka International Jazz Day Batam

International Jazz Day Batam
Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura membuka International Jazz Day 2026 di Batam, Rabu (30/4/2026). Kegiatan ini dimanfaatkan sebagai sarana promosi pariwisata dan penguatan ekonomi kreatif daerah. DISKOMINFO KEPRI

Penyelenggaraan International Jazz Day dimanfaatkan untuk memperkuat promosi pariwisata dan menarik wisatawan secara berkelanjutan.

INFO GOKEPRI — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mendorong penguatan sektor pariwisata melalui penyelenggaraan International Jazz Day 2026 di Batam. Agenda ini diposisikan sebagai instrumen promosi daerah sekaligus ruang ekspresi seni yang menjangkau audiens global.

Di tengah persaingan destinasi wisata, kegiatan berbasis seni dinilai menjadi salah satu cara memperluas daya tarik Kepri, terutama bagi wisatawan mancanegara. Konsistensi penyelenggaraan menjadi kunci agar agenda semacam ini berdampak berkelanjutan.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura membuka perayaan tersebut di Park Avenue Mall Batam, Rabu (30/4/2026). Ia menilai musik jazz berkembang sebagai medium kolaborasi lintas budaya yang memiliki daya jangkau internasional.

“Jazz bukan sekadar genre musik, tetapi simbol kolaborasi dan kreativitas lintas budaya,” ujar Nyanyang.

Menurut Nyanyang, perayaan tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-11 oleh Batam Jazz Society dan bertepatan dengan peringatan 15 tahun International Jazz Day secara global yang mengusung tema “Beyond Borders”.

International Jazz Day Batam
Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura membuka International Jazz Day 2026 di Batam, Rabu (30/4/2026). Kegiatan ini dimanfaatkan sebagai sarana promosi pariwisata dan penguatan ekonomi kreatif daerah. DISKOMINFO KEPRI

Pemerintah daerah, kata dia, mendukung kegiatan masyarakat yang berkontribusi pada penguatan pariwisata. Kepulauan Riau memiliki potensi wisata yang beragam dan membutuhkan penguatan promosi yang konsisten.

“Kegiatan seperti ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi memberi dampak berkelanjutan bagi pariwisata daerah,” kata Nyanyang.

Ia menambahkan, agenda berbasis event perlu terus dikembangkan agar mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Sejumlah pejabat daerah dan pemangku kepentingan turut hadir, antara lain anggota DPRD Kepulauan Riau Asmin Patros, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Ardiwinata, serta perwakilan Dinas Pariwisata Kepulauan Riau. (ADVERTORIAL)

Baca Juga: Wagub Kepri Resmikan Gedung TPQ Al-Hidayah, Perkuat Pendidikan Karakter Sejak Dini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait