Uniba Tuan Rumah Workshop Pelaporan Data Pendidikan Tinggi

Rekognisi Pembelajaran Lampau
Para pengelola PDDikti dari LL Dikti Wilayah I hingga XVII menghadiri Workshop Pelaporan Data di Universitas Batam, Rabu (9/10/2024), di Ruang Rumengan, Batam. Workshop ini membahas kebijakan terbaru dan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk percepatan kelulusan. Foto: Uniba

BATAM (gokepri) – Sebanyak 17 pengelola PDDikti dari seluruh Indonesia mengikuti workshop pelaporan data di Universitas Batam. Pelatihan ini membahas pelaporan data dan mendukung percepatan kelulusan melalui program RPL.

Pengelola Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) itu terdiri dari Wilayah I hingga XVII. Mereka mengikuti Workshop dan Asistensi Pelaporan Data untuk semester genap tahun ajaran 2023/2024.

Acara ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (9/10) hingga Jumat (11/10), bertempat di Ruang Rumengan, Universitas Batam (Uniba), Kota Batam.

Pj Data Pendidikan Tinggi, Franova Herdiyanto, menjelaskan pelatihan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian batas waktu pelaporan data, tetapi juga menyajikan materi penting mengenai kebijakan terbaru di lingkungan LL Dikti.

Beberapa topik yang dibahas termasuk sistem pelaporan dosen serta aplikasi teknis lainnya. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pengelola LL Dikti dari seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

“Kami sangat bersyukur bahwa seluruh LL Dikti dari Wilayah I hingga XVII dapat hadir. Batam dipilih karena kemudahan aksesnya, dan kami mengapresiasi Uniba yang telah memfasilitasi acara ini dengan sangat baik selama dua tahun berturut-turut,” ungkap Franova.

Salah satu topik utama yang dibahas dalam workshop ini adalah program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). RPL memungkinkan konversi pengalaman belajar atau kerja sebelumnya menjadi Satuan Kredit Semester (SKS), yang bertujuan mempercepat penyelesaian program sarjana atau magister.

“Dengan RPL, mahasiswa dapat mengurangi jumlah SKS yang harus ditempuh dan meraih gelar dalam waktu lebih singkat serta dengan biaya yang lebih terjangkau,” jelasnya.

Workshop ini diharapkan tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi pelaporan data, tetapi juga memperkuat sinergi antara pengelola pendidikan tinggi di Indonesia. Universitas Batam (Uniba) mendapat apresiasi atas pelayanan dan fasilitas yang diberikan selama penyelenggaraan acara.

“Tujuan dari workshop ini adalah untuk memastikan pelaporan data semester genap berjalan dengan lancar, sekaligus memperbarui peserta mengenai kebijakan administrasi dan data terbaru di tingkat nasional,” tambah Franova.

Sementara itu, Rektor Universitas Batam, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng., ASEAN Eng., menyampaikan sebagai tuan rumah, Uniba sangat mendukung kegiatan ini, khususnya bagi LL Dikti dari seluruh Indonesia.

Baca: Memperkuat Peran Dokter, Uniba Adakan Pelatihan Penguji dan Standar Pasien untuk Ujian OSCE

Uniba akan terus berupaya memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik demi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.

“Kami sangat mendukung acara ini dan merasa bangga dapat menjadi tuan rumah bagi LL Dikti dari seluruh Indonesia. Universitas Batam akan terus berkomitmen memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik,” ujar Prof. Samsul Rizal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait