Batam (gokepri.com) – Orang-orang pendukung Muhammad Rudi berekspresi mendorong walikota Batam itu maju calon gubernur Kepri 2024. Mereka menebar spanduk bermacam tema dan foto Rudi di banyak lokasi. Rudi mengaku tak memberikan perintah.
Muhammad Rudi mengaku tak tahu soal posternya sebagai Gubernur Kepri 2024 dan istrinya Marlin terpajang di bilangan Tiban dan Jodoh, Batam Kepulauan Riau.
Hal itu dikatakannya usai mengadiri rapat Paripirna di DPRD Kota Batam, Kamis 14 Juli 2022.
“Saya tak tahu. Itu ada logo (Partai) Nasdem? Kalau ada logonya, itu harus ikut perintah saya,” kata Rudi.
Ia juga tidak mengetahui siapa yang memasang poster tersebut. “Tak tahu, musuh masih jauh. Kenapa saya harus memikirkan ke situ, ya sudah biar saja lah,” kta Rudi.
Sebelumnya, spanduk Muhammad Rudi dan Marlin Agustina untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mulai bertebaran di Batam, Kepulauan Riau.
Di Tiban Global, misalnya, berjejer empat spanduk di sebuah bangunan. Paling kiri ada spanduk dengan foto Marlin Agustina berpose dengan baju muslim putih. Latar warnanya biru dengan tulisan di bawah “Calon Walikota Batam 2024-2029”,
Spanduk itu berjajar dengan tiga spanduk foto Muhammad Rudi yang semuanya bernada Rudi sebagai calon Gubernur Kepri 2024 atau “Kepri 1”.
Tak hanya di situ, spanduk serupa juga ditemui di daerah pasar Jodoh dan Batam Centre.
Rudi saat ini Walikota Batam aktif dan juga Kepala BP Batam. Sedangkan Marlin Agustina menjabat Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau. Keduanya adalah suami istri,
Tak hanya di situ, spanduk serupa juga ditemui di daerah pasar Jodoh dan Batam Center.
Merespons hal itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepri, Abdullah Dahlawi menilai, pemasangan spanduk itu bukan merupakan pelanggaran sebab tahapan pemilu saat ini baru sampai ke tahap pendaftaran dan verifikasi parpol.
“Tidak ada ketentuan yang melarang untuk membuat hal itu. Kecuali kalau dia sudah ditetapkan dan melakukan itu di luar jadwal kampanye, baru pelanggaran,” katanya saat di hubungi melalui telepon seluler, Senin 12 Juli 2022.
Ia mengatakan pemasangan spanduk serupa dapat dilakukan oleh siapa saja pada saat ini. Katanya, spanduk yang bertebaran saat ini salah satu publikasi dan yang berwewenang untuk menertibkan itu adalah Satpol PP atau dinas terkait.
“Kalau Bawaslu belum ranahnya. Mungkin untuk estetika ya Satpol-PP atau dinas terkait yang menertibkan itu,” kata dia.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kota Batam Syailendra Reza Irwansyah. Ia mengatakan saat ini tahapan pemilu masih di tahap verifikasi. Meski begitu, lokasi spanduk yang sudah bertebaran itu akan menjadi pantauannya.
“Bukan pelanggaran. Tahapannya belum sampai sana,” katanya.
Hasil Pilkada 2020
Di Batam, Rudi bersama Amsakar menang jauh dari rivalnya saat Pilwako 2020, Lukita-Abdul Basyid. Batam yang diyakini menjadi kunci kemenangan Pilgub Kepri, saat 2020 memiliki 366.135 pemilih. Rudi mengantongi 267.497 suara
Jika menghitung kekuatan Nasdem di Kepri dari perolehan kursi, partai yang dipimpin Surya Paloh ini punya 6 kursi di DPRD Kepri atau peringkat ketiga di bawah PDIP dan Golkar. Perolehan Nasdem di Kepri sebanyak 90.735 untuk pemilihan legislatif.
Sedangkan suara Golkar di Kepri untuk pemilihan DPR RI adalah yang terbanyak dengan perolehan 173.998 untuk pemilihan legislatif dan diikuti PDIP 148.887 dan Nasdem 123.341.
Sedang jika menghitung koalisi Golkar-Nasdem-PPP-PAN di pemilihan gubernur, Ansar-Marlin meraih 308.553 suara atau 39,97 persen. Saat pemilihan gubernur, total suara sebanyak 772.030.
Penulis: Engesti
- Baca Juga: Safari Politik Muhammad Rudi









