ANAMBAS (gokepri) – Imran terpilih memimpin DPC PPP Kepulauan Anambas masa bakti 2026-2031. Penguatan struktur internal menjadi prioritas menjelang kontestasi politik 2029.
Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Kepulauan Anambas menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan dominasi politik lokal menjelang kontestasi serentak tiga tahun lagi. Penguatan struktur organisasi dari tingkat kabupaten hingga desa menjadi agenda mendesak bagi nakhoda baru.
Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menetapkan Imran sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Kepulauan Anambas masa bakti 2026–2031. Penetapan ini terbit setelah rangkaian mekanisme Musyawarah Cabang IV dan proses verifikasi internal.
Baca Juga: Kekayaan Paslon Pilkada Anambas: Rusli Calon Bupati Terkaya, Neko “Termiskin”
Tahapan suksesi tersebut melibatkan seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Kepulauan Anambas, pengurus DPC, serta Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Kepulauan Riau. Proses ini bertujuan menjaring figur yang mampu menjaga stabilitas lumbung suara partai.
Lima kader terbaik menyatakan kesiapan memimpin partai dengan menyerahkan pakta integritas kepada tim formatur bentukan DPW PPP Kepulauan Riau. Mereka adalah Imran, Julaihi, Ayub, Sulaiman, dan Indra Gunawan.
Seluruh nama usulan tersebut kemudian dikirim ke tingkat pusat melalui rekomendasi pengurus wilayah. Pertimbangan keputusan berbasis pada rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, dan faktor teknis organisasi.
Melalui keputusan final pengurus pusat, Imran mendapat mandat sebagai Ketua DPC PPP Kepulauan Anambas. Formasi inti dilengkapi oleh Lukman Nulhakim sebagai Sekretaris dan Samipawiki sebagai Bendahara.
Partai juga menetapkan 22 pengurus lain untuk menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan. Struktur kepengurusan baru ini mengemban misi memperkuat mesin politik di daerah kepulauan.
Sekretaris DPC PPP Kepulauan Anambas Lukman Nulhakim membenarkan penerbitan Surat Keputusan kepengurusan baru tersebut. Pengurus baru segera mematangkan konsolidasi internal dan eksternal.
Langkah taktis ini menjadi persiapan awal menyongsong tahapan kontestasi politik yang mulai bergulir awal tahun 2027. Konsolidasi menyasar penguatan pengurus hingga tingkat ranting.
“Prioritas kami adalah memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat bawah serta meningkatkan pembinaan kader melalui pendidikan politik,” ujar Lukman Nulhakim di Anambas, Senin (29/6/2026).
Lukman menambahkan soliditas struktur menjadi kunci untuk menghadapi agenda politik ke depan. Partai berlambang kaabah ini memiliki modal politik yang cukup kuat di tingkat lokal.
Saat ini PPP menguasai empat kursi di DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, termasuk posisi Ketua DPRD. Modal legislatif tersebut menjadi basis utama untuk memperluas pengaruh partai di masyarakat.
Sosok Imran yang terpilih menjadi ketua merupakan politisi senior di Kabupaten Kepulauan Anambas. Rekam jejaknya tercatat melalui pengabdian di lembaga legislatif daerah selama empat periode.
Imran juga pernah mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas dari partai tersebut. Pengalaman panjang ini diharapkan mampu meredam potensi gesekan internal pascamusyawarah.
Melalui formasi kepengurusan baru, PPP ini membidik penguatan kaderisasi secara berkelanjutan. Kontribusi politik yang konstruktif dalam pembangunan daerah menjadi target jangka panjang organisasi.
Baca Juga: Waketum PPP Rusli Effendi Bangun Koalisi dengan Gerindra di Pilkada Anambas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








