Lima tablet premium menawarkan performa, layar, dan baterai untuk kebutuhan lebih berat. Pilihan spesifikasinya disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
JAKARTA (gokepri) — Tablet kelas atas pada 2026 tidak lagi sebatas perangkat untuk menonton video atau membaca. Performa chip yang semakin tinggi, layar beresolusi tinggi, baterai besar, dan dukungan papan ketik membuat tablet mulai diposisikan sebagai perangkat kerja yang dapat menggantikan laptop untuk kebutuhan tertentu.
Pilihan di kelas premium pun semakin beragam. Ada tablet yang mengutamakan performa untuk pekerjaan berat, layar besar untuk produktivitas, baterai tahan lama, hingga bodi tipis yang mudah dibawa.
Baca Juga: Saat Tablet Premium Berlomba Jadi Ringan
Berikut lima tablet kelas atas yang layak dipertimbangkan, seperti dilansir Gizmochina, Jumat (4/9/2026).
Apple iPad Pro M5
Apple iPad Pro M5 menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan performa tinggi dalam bodi yang tetap tipis. Model 13 incinya memiliki ketebalan 5,1 milimeter dengan bobot 579 gram untuk versi Wi-Fi.
Layar Ultra Retina Tandem OLED berukuran 13 inci mendukung penyegaran 120Hz, HDR10, dan Dolby Vision. Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 1.600 nit, sehingga layar ditujukan bukan hanya untuk konsumsi konten, tetapi juga pekerjaan visual.
Peningkatan terbesar berada pada chip M5. Apple mengeklaim performanya dalam pengolahan grafis 3D dengan penelusuran cahaya hingga 3,7 kali lebih cepat dibandingkan iPad Pro dengan chip M1.
Kemampuan tersebut membuat perangkat ini menyasar pekerjaan seperti penyuntingan video, desain grafis, dan gim dengan grafis berat.
iPad Pro M5 juga dibekali modem C1X dan chip jaringan N1 serta mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6. Pengisian daya 40W diklaim mampu membawa baterai hingga 50 persen dalam sekitar 30 menit.
Penyimpanan tersedia mulai 256 GB hingga 2 TB. Harga iPad Pro M5 mulai US$999 atau sekitar Rp16,5 juta untuk model 11 inci.
Samsung Galaxy Tab S11 Ultra
Bagi pengguna yang mengutamakan ruang kerja luas, Samsung Galaxy Tab S11 Ultra menawarkan layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 14,6 inci.
Layar tersebut memiliki penyegaran 120Hz dan kecerahan puncak hingga 1.600 nit. Meski ukurannya besar, bodinya tetap memiliki ketebalan 5,1 milimeter.
Performanya mengandalkan MediaTek Dimensity 9400+. Samsung memasangkannya dengan One UI dan dukungan S Pen untuk mencatat, menggambar, serta menjalankan berbagai kebutuhan produktivitas.
Baterainya berkapasitas 11.600 mAh dengan pengisian cepat 45W. Perangkat juga memiliki sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap debu dan air.
Samsung menjanjikan pembaruan perangkat lunak selama tujuh tahun untuk seri Galaxy Tab S11. Dukungan tersebut membuat tablet ini ditujukan untuk penggunaan jangka panjang.
Untuk kebutuhan yang lebih menyerupai laptop, Galaxy Tab S11 Ultra dapat dipasangkan dengan Pro Keyboard melalui konektor Pogo Pin. Samsung juga menyediakan fitur produktivitas yang menampilkan antarmuka kerja lebih mirip komputer.
Harga Galaxy Tab S11 Ultra mulai US$1.299,99 atau sekitar Rp21,4 juta untuk kapasitas 256 GB. Varian 1 TB dibanderol US$1.899,99 atau sekitar Rp31,3 juta.
OnePlus Pad 4
OnePlus Pad 4 menyasar pengguna yang menginginkan performa tinggi dengan harga yang relatif lebih rendah dibandingkan dua tablet premium sebelumnya.
Layarnya berukuran 13,2 inci dengan panel LCD beresolusi 3.4K. Layar tersebut mendukung penyegaran hingga 144Hz, Dolby Vision, dan kecerahan puncak 1.000 nit.
Performa perangkat ditopang Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chip tersebut ditujukan untuk menangani gim berat maupun penggunaan beberapa aplikasi secara bersamaan.
Keunggulan lain berada pada baterainya. OnePlus Pad 4 memiliki kapasitas 13.380 mAh dengan pengisian cepat 80W.
Kombinasi tersebut memberi perangkat kapasitas baterai besar sekaligus waktu pengisian yang relatif cepat. OnePlus juga membekalinya dengan delapan pengeras suara untuk menunjang aktivitas menonton dan bermain gim.
Harga OnePlus Pad 4 berada di kisaran US$630-US$700 atau sekitar Rp10,4 juta-Rp11,6 juta, bergantung pada pasar dan kapasitas penyimpanan.
Xiaomi Pad 8 Pro
Xiaomi Pad 8 Pro menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan tablet lebih ringkas. Layarnya berukuran 11,2 inci dengan resolusi 3.2K dan penyegaran hingga 144Hz.
Layar tersebut mendukung warna 12-bit, Dolby Vision, dan kecerahan hingga 800 nit. Xiaomi juga menyediakan varian Matte Edition dengan lapisan khusus untuk mengurangi pantulan cahaya.
Permukaan layar Matte Edition dirancang menyerupai tekstur kertas. Karakter ini dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang lebih sering membaca atau mencatat di tablet.
Untuk performa, Xiaomi Pad 8 Pro menggunakan Snapdragon 8 Elite. Baterainya berkapasitas 9.200 mAh dan mendukung pengisian cepat 67W.
Kamera belakang 50 megapiksel dan kamera depan 32 megapiksel juga tersedia. Kamera tersebut dapat menunjang pemindaian dokumen, panggilan video, dan kebutuhan dokumentasi sederhana.
Harga Xiaomi Pad 8 Pro mulai 649,99 euro atau sekitar Rp12,7 juta untuk varian RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB. Varian Matte Glass dengan kapasitas lebih tinggi dibanderol hingga 769,99 euro atau sekitar Rp15 juta.
Honor MagicPad 4
Honor MagicPad 4 mengutamakan portabilitas. Ketebalannya hanya 4,8 milimeter dengan bobot sekitar 450 gram, tetapi tetap membawa layar OLED 12,3 inci dengan resolusi 3.000 x 1.920 piksel.
Layar tersebut mendukung penyegaran hingga 165Hz dan kecerahan HDR hingga 2.400 nit. Spesifikasi ini membuatnya menonjol di antara tablet yang mengutamakan bodi tipis dan ringan.
Perangkat menggunakan Snapdragon 8 Gen 5, dengan pilihan RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal hingga 512 GB.
Baterainya berkapasitas 10.100 mAh dan mendukung pengisian cepat 66W. Honor juga menyediakan dukungan Honor Pencil 3 dan papan ketik pintar untuk memperluas fungsi tablet.
Kedua aksesori tersebut dijual terpisah, sehingga pengguna yang ingin menjadikan MagicPad 4 sebagai perangkat kerja perlu memperhitungkan biaya tambahan tersebut.
Baca Juga: iPad Gen 9 Laris Manis Harga Rp5 Jutaan, Tablet Murah Tetap Memikat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









