Saat Tablet Premium Berlomba Jadi Ringan

Huawei MatePad Pro Max
Huawei meluncurkan tablet tipis dan ringan MatePad Pro Max di Bangkok, Thailand, Kamis (7/5/2026). (ANTARA/Natisha Andarningtyas)

MatePad Pro Max hadir dengan desain ringan dan fitur produktivitas untuk memperkuat persaingan tablet premium global.

BATAM (gokepri) — Persaingan tablet premium tidak lagi semata soal performa. Produsen kini berlomba menghadirkan perangkat yang tipis, ringan, tetapi tetap nyaman dipakai bekerja dalam waktu panjang. Di tengah tren itu, Huawei memperkenalkan MatePad Pro Max, tablet berbodi 4,7 milimeter dengan bobot kurang dari setengah kilogram.

Pertanyaannya, apakah desain ultra-tipis masih cukup menjadi pembeda di pasar tablet premium yang semakin padat?

HBRL

Baca Juga: Huawei MatePad 12 X Sudah Bisa Dipesan, Apa Kelebihannya?

Huawei tampaknya ingin menjawabnya lewat kombinasi desain dan pengalaman penggunaan. Dalam peluncuran produk di Bangkok, Thailand, Kamis (7/5/2026), perusahaan teknologi asal China itu memperkenalkan MatePad Pro Max sebagai perangkat produktivitas untuk pengguna profesional dan kreator konten.

“Ini adalah tablet tertipis kami,” ujar Kepala Produk Huawei Andrea Zimmer dalam acara tersebut.

Huawei melengkapi perangkat itu dengan layar OLED 13,2 inci dan rasio layar terhadap bodi mencapai 94 persen. Bezel setebal 3,5 milimeter serta material aluminium membuat tampilan perangkat terlihat minimalis dan premium.

Namun, Huawei tidak hanya menjual desain. Perusahaan juga menambahkan fitur PaperMatte Display yang dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya pada layar. Teknologi itu diklaim memberi sensasi menyerupai menulis di atas kertas ketika pengguna memakai stylus.

Pendekatan tersebut menunjukkan arah baru pasar tablet premium. Perangkat tidak lagi diposisikan hanya sebagai sarana hiburan, melainkan juga alat kerja yang meniru kenyamanan pengalaman analog.

Dari sisi daya, MatePad Pro Max dibekali baterai 10.400 mAh. Huawei mengklaim perangkat itu mampu memutar video hingga 14,5 jam dalam sekali pengisian penuh. Tablet ini juga mendukung pengisian cepat 66 watt dan wired reverse charging hingga 40 watt untuk mengisi perangkat lain melalui kabel.

Huawei menyediakan dua varian penyimpanan, yakni 12 GB + 256 GB dan 12 GB + 512 GB. Harga perangkat dimulai dari 1.399 euro atau sekitar Rp 28,5 juta untuk versi PaperMatte Edition dengan penutup folio. Sementara versi dengan Glide Keyboard dijual mulai 1.499 euro atau sekitar Rp 30,5 juta.

Adapun varian 12 GB + 512 GB bersama Glide Keyboard dipasarkan seharga 1.649 euro atau sekitar Rp 33,5 juta. Hanya saja hingga kini Huawei belum mengumumkan jadwal peluncuran MatePad Pro Max di Indonesia maupun harga resmi untuk pasar domestik.

Meski membawa spesifikasi premium, tantangan Huawei belum sepenuhnya selesai. Persaingan pasar tablet kelas atas masih didominasi merek-merek besar dengan ekosistem aplikasi dan perangkat yang lebih matang.

Huawei pun tampaknya memahami bahwa pasar kini tidak hanya menilai seberapa tipis sebuah perangkat, tetapi juga seberapa jauh perangkat itu dapat menggantikan fungsi laptop dalam aktivitas sehari-hari. ANTARA

Baca Juga: Huawei Watch GT3 Pro dan Watch FIT 2 Segera Meluncur di Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait