Ramai-Ramai Pindah ke Telegram dan Signal

telegram signal
Ilustrasi (foto: gadgethacks)

Batam (gokepri.com) – Telegram dan Signal mendadak ramai diunduh dua hari terakhir. Gara-gara kebijakan baru Whatsapp yang meminta pengguna setuju memberi data, nomor telepon dan lokasi pengguna.

WhatsApp, yang menggunakan teknologi enkripsi Signal, mengeluarkan persyaratan baru pada Rabu (6/1). Kebijakan privasi baru itu meminta pengguna untuk menyetujui pemilik platform layanan perpesanan itu, Facebook, beserta anak perusahaannya mengumpulkan data pengguna, termasuk nomor telepon dan lokasi mereka.

Dikutip dari Reuters, akhir pekan lalu sejumlah aktivis privasi mempertanyakan langkah Whatsapp itu di Twitter, dan menyarankan pengguna untuk beralih ke aplikasi perpesanan lain, seperti Telegram dan Signal.

Popularitas Signal dilaporkan melonjak pada Kamis (7/1), setelah didukung oleh Elon Musk, yang merupakan salah satu akun paling banyak diikuti di Twitter, dan oleh bos situs mikro-blogging itu sendiri, Jack Dorsey.

Lebih dari 100.000 pengguna menginstal Signal di seluruh toko aplikasi Apple dan Google dalam dua hari terakhir, sementara Telegram memperoleh hampir 2,2 juta unduhan, menurut perusahaan analis data Sensor Tower.

Berdasarkan laporan Sensor Tower, pemasangan baru aplikasi WhatsApp turun 11 persen dalam tujuh hari pertama tahun 2021 dibandingkan dengan pekan sebelumnya, meskipun masih berjumlah sekitar 10,5 juta unduhan secara global.

(can)
Sumber: Reuters

|Baca Juga: Ponsel Lawas Tak Bisa Lagi Gunakan Whatsapp Mulai 1 Januari 2021

BAGIKAN