Program Pinjaman UMKM Kepri Diperluas ke Batam dan Natuna

ekonomi kepri 2024
Bank Indonesia Kepri memberikan penghargaan Gurindam Awards 2024 saat Pertemuan Tahunan Bank Indonesia. GOKEPRI/Engesti Fedro

TANJUNGPINANG (gokepri) – Program pinjaman modal UMKM tanpa bunga atau nol persen yang digagas Gubernur Ansar Ahmad diadopsi oleh pemerintah kabupaten/kota di Kepulauan Riau (Kepri).

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kepri, Riki Rionaldi, mengatakan skema pinjaman subsidi margin nol persen untuk UMKM ini akan diterapkan di Kota Batam dan Kabupaten Natuna tahun ini.

Sebelumnya, program ini sudah berjalan di Kabupaten Bintan. “Pagu pinjaman modal usaha di tingkat kabupaten/kota sekitar Rp 20 juta, kalau provinsi sudah Rp 40 juta per pelaku UMKM,” kata Riky, Minggu (9/2/2025).

Riky menyebut Pemprov Kepri di bawah kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad telah memberlakukan program pinjaman modal UMKM tanpa bunga sejak tahun 2021 dan terus berlanjut hingga tahun 2025.

Program ini bekerja sama dengan Bank Riau Kepri Syariah (BRKS) selaku penyalur pinjaman modal usaha bagi para pelaku UMKM. Pembayaran bunga pinjaman ditanggung oleh Pemprov Kepri melalui APBD. “Peminjam tak perlu bayar bunga lagi, karena sudah ditanggung penuh Pemprov Kepri,” ungkapnya.

Melalui program pinjaman modal UMKM tanpa bunga ini, Pemprov Kepri dan kabupaten/kota dapat bersinergi meningkatkan kapasitas dan daya saing sektor UMKM.

Program ini menjadi salah satu kebijakan strategis Gubernur Ansar dalam membantu akses permodalan bagi para pelaku UMKM. Riky menjelaskan sejak tahun 2021, tercatat ada sekitar 1.400 pelaku UMKM yang telah meminjam modal tanpa bunga ke BRKS dengan total penyaluran kurang lebih Rp 30 miliar.

“Tahun 2025, ditargetkan ada penambahan sekitar 200 pelaku UMKM yang meminjam modal usaha. Kami sudah siapkan Rp 1,2 miliar untuk pembiayaan subsidi bunga nol persen tersebut,” ujar Riky. ANTARA

Baca Juga: Batam Targetkan Rp11 Miliar Dana Bergulir untuk UMKM

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait