Enam Agenda Wisata Kepulauan Riau Sepanjang Juli, Apa Saja?

kota batam
Pembukaan Kenduri Seni Melayu ke-26. Foto: gokepri/Muhammad Ravi

TANJUNGPINANG (gokepri) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memadukan festival budaya, tradisi pesisir, dan wisata kuliner di sepanjang Juli 2026. Rangkaian agenda ini menjadi magnet baru untuk menjaring kunjungan wisatawan.

Alur kemeriahan berawal dari Dataran Engku Putri, Kota Batam, yang menggelar Kenduri Seni Melayu pada 2 hingga 5 Juli 2026. Alunan musik tradisional dan permainan rakyat akan bersanding dengan aroma khas kuliner Melayu serumpun. Lapangan terbuka ini mempertemukan langsung kreativitas para seniman lintas negara dari Indonesia dan Malaysia.

Aura kompetisi kemudian bergeser ke Kabupaten Karimun yang mengawal Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) X Kepulauan Riau pada 2 sampai 8 Juli 2026. Ratusan atlet muda dari berbagai daerah saling menguji ketangkasan di gelanggang olahraga.

Baca Juga: Kejar Perbaikan Jalan Sambut Tour de Bintan

Suasana religius akan menggema di Tanjungpinang saat lantunan ayat suci menandai pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII tingkat provinsi pada 4 hingga 9 Juli 2026. Selang sepekan, Nirwana Garden Bintan menggalang aksi peduli lingkungan bertajuk Ocean Clean Up pada 15 Juli 2026.

Tradisi pesisir yang kental akan mewarnai perairan Desa Mantang Baru, Bintan, lewat Festival Mandi Safar pada 20 Juli 2026. Warga melarungkan doa dalam prosesi adat, mengarak warisan leluhur, serta menggelar panggung kesenian di tepi pantai.

Agenda pariwisata bintan 2026
Agenda Pariwisata Bintan di 2026. GRAFIS: GOKEPRI/Candra Gunawan

Puncak kalender Juli akan memanjakan para pencinta buah tropis melalui Kenduri dan Festival Durian Bentan pada 26 Juli 2026. Lapangan Bola Gunung Bintan bakal riuh oleh pasar durian segar, olahan lokal, serta deretan atraksi silat Melayu.

“Berbagai kegiatan wisata ini diharapkan dapat memperkuat daya tarik destinasi,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Hasan di Tanjungpinang, Selasa (30/6/2026).

Hasan menambahkan rute festival yang variatif ini bertujuan menggerakkan roda ekonomi para pelaku usaha mikro di daerah. Dinas Pariwisata membidik angka kumulatif kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 2,7 juta orang hingga akhir tahun.

Sinyal pemulihan pariwisata daerah tercermin dari catatan Badan Pusat Statistik yang menunjukkan tren pertumbuhan positif. Arus kedatangan wisman periode Januari hingga April 2026 menembus 626.278 orang, atau melonjak 12,93 persen dari periode yang sama tahun lalu. ANTARA

Baca Juga: Dari Sepeda hingga Maraton, Bintan Genjot Pariwisata Lewat Sport Tourism

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait