Libur Panjang Usai, Kunjungan Wisman ke Kepri Turun di Juli 2024

Kunjungan Wisman ke Kepri
Wisman Tiongkok berlibur di Kabupaten Bintan, Kepri, setelah pemerintah Indonesia membuka pintu masuk warga negara asing. (Dokumentasi Kelong Apung Bintan Nemo)

TANJUNGPINANG (gokepri) — Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengalami penurunan pada Juli 2024. Warga Singapura tetap mendominasi kunjungan, sementara tingkat penghunian kamar (TPK) atau okupansi hotel berbintang mengalami penurunan signifikan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 126.418 kunjungan wisman, turun 24,29 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yang mencapai 166.981 kunjungan.

Kepala BPS Kepri, Darwis Sitorus, menjelaskan penurunan ini disebabkan oleh perbedaan musim libur.

“Angkanya mengalami penurunan karena Juni 2024 musimnya libur panjang dan cuti bersama, sehingga bisa dipahami jumlah wisman ke Kepri turun,” ungkap Darwis di Tanjungpinang, Senin (2/9/2024).

Meskipun terjadi penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya, kunjungan wisman pada Juli 2024 masih menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Jumlah wisman meningkat sebesar 4,39 persen dari 121.100 kunjungan pada Juli 2023 menjadi 126.418 kunjungan pada Juli 2024.

Dari total kunjungan tersebut, warga negara Singapura tetap menjadi penyumbang terbesar dengan 57.544 kunjungan atau 45,52 persen dari seluruh wisman yang datang ke Kepri. Setelah Singapura, warga negara Malaysia tercatat sebanyak 27.091 kunjungan, disusul oleh Tiongkok dengan 6.806 kunjungan, India 3.829 kunjungan, dan Filipina 2.690 kunjungan.

Menurut pintu masuk, Kota Batam menjadi destinasi paling banyak dikunjungi dengan 101.099 kunjungan atau 79,97 persen dari total kunjungan wisman. Disusul oleh Kabupaten Bintan dengan 16.210 kunjungan, Kabupaten Karimun dengan 5.476 kunjungan, dan Kota Tanjungpinang dengan 3.573 kunjungan.

Namun, penurunan kunjungan ini juga berdampak pada tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Kepri. Pada Juli 2024, TPK rata-rata hotel berbintang di Kepri hanya mencapai 52,36 persen, turun 12,42 poin dibandingkan TPK pada Juni 2024 yang mencapai 64,78 persen. Meskipun demikian, angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan TPK pada Juli 2023 yang tercatat sebesar 40,03 persen.

Baca: Perpres Bebas Visa Terbit, Kepri Harapkan Kunjungan Turis dari Singapura Meningkat

TPK tertinggi pada Juli 2024 dicatat oleh hotel berbintang 4 dengan tingkat penghunian sebesar 60,00 persen, sedangkan TPK terendah terjadi pada hotel bintang 5 yang hanya mencapai 27,43 persen.

“TPK hotel berbintang di Kepri pada Juli 2024 masih lebih rendah 4,00 poin dibandingkan dengan TPK hotel berbintang secara nasional yang mencapai rata-rata 56,36 persen,” tutup Darwis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait