Kerukunan Keluarga Tambelan Keluarkan Maklumat Tolak Relokasi Rempang

kerukunan keluarga tambelan
Kerukunan keluarga Tambelan, Kota Tanjungpinang mengeluarkan maklumat menolak relokasi warga Rempang, Galang Batam. Foto: Gokepri.com/Engesti

Tanjungpinang (Gokepri.com) – Kerukunan keluarga Tambelan Kota Tanjungpinang mengeluarkan maklumat menolak relokasi warga Rempang, Kecamatan Galang Batam.

Maklumat itu disampaikan Wakil Ketua Pengurus Ikatan Keluarga Tambelan Syofyan Saleh, di Tanjungpinang, Jumat 15 September 2023.

Ada 7 poin yang disampaikan, pertama mendukung maklumat Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri tanggal 8 September 2023.

Baca Juga: Warga Pulau Rempang Tolak Rencana Relokasi, Solusinya Musyawarah

Kedua mendukung penuh semua program pemerintah untuk pembangunan di daerah maupun di pusat.

Ketiga, batalkan rencana relokasi 16 kampung tua Melayu yang ada di pulau Rempang dan Galang, keempat membebaskan seluruh masyarakat yang ditangkap akibat kerusuhan pada tanggal 7 September 2023.

Kelima,  mengutuk keras tindakan refresif, intimidasi dan kekerasan yang dilakukan oleh tim gabungan terhadap masyarakat Melayu di Pulau Rempang dan Galang.

Dalam maklumat itu, pihaknya juga mendesak, Presiden RI, Panglima TNI, Kapolri, DPR RI, DPD RI gubernur, DPRD Kepri, Kapolda, DPRD Batam wali kota Batam, Kepala BP Batam serta stakeholder lainnya agar menghentikan segala tindak kekerasan.

“Mendesak pemerintah membuat pernyataan tertulis dengan masyarakat Melayu Pulau Rempang dan Melayu Galang terkait dampak jangka pendek maupun jangka panjang dari proyek strategis nasional,” kata dia

Meski demikian masyarakat Melayu sepakat akan investasi tapi jangan menggusur kampung halaman.

“Silahkan bangun tapi jangan ganggu kampung Melayu Rempang,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

BAGIKAN