Kemarau Mengintai Anambas, Damkar Turun Tangan Atasi Krisis Air

Kemarau anambas
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kepulauan Anambas mengisi toren air bersih di Kecamatan Siantan, Anambas, Kepulauan Riau. Distribusi air dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga di tengah ancaman kemarau. GOKEPRI/Wisnu Een

ANAMBAS (gokepri) – Di tengah ancaman kemarau panjang, mobil pemadam kebakaran di Anambas tak hanya memadamkan api. Selang-selang mereka kini mengalirkan air bersih ke permukiman warga di Kecamatan Siantan.

Apa yang terjadi di Anambas berawal dari meningkatnya kebutuhan air bersih warga dalam beberapa waktu terakhir. Di Kecamatan Siantan, sejumlah toren air yang disiapkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjadi titik distribusi utama. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) kemudian masuk sebagai pengangkut dan penyalur.

Pengisian air berlangsung rutin. Mobil tangki bergerak dari pos sektor Siantan menuju titik-titik toren yang tersebar. Skema ini dirancang untuk memastikan pasokan tetap tersedia di tengah keterbatasan sumber air, terutama saat curah hujan menurun.

HBRL

Baca Juga: Ikhtiar Menghadapi Kemarau Panjang di Kepri

Sekretaris Damkarmat Anambas, Matari Hasibuan, menyebut kapasitas tampungan air di pos sektor Siantan kini ditambah. Dari sebelumnya 2.000 liter menjadi 5.000 liter. Penambahan ini mendapat dukungan dari Dinas PUPR dan Kejaksaan Negeri Anambas.

“Penambahan tampungan ini membantu memastikan ketersediaan air bersih untuk disalurkan kepada masyarakat,” kata Matari.

Ia menjelaskan, koordinasi lintas organisasi perangkat daerah terus diperkuat agar distribusi berjalan efisien. Tanpa koordinasi, potensi tumpang tindih penyaluran bisa terjadi, sementara kebutuhan di lapangan terus bergerak.

Langkah ini juga merujuk arahan kepala daerah. Pemerintah kabupaten meminta Damkarmat terlibat aktif dalam penanganan kebutuhan dasar warga selama musim kering. Instruksi tersebut menempatkan distribusi air sebagai prioritas, sejajar dengan fungsi utama pemadaman kebakaran.

“Koordinasi antar-OPD penting agar penyaluran tepat sasaran dan tidak saling tumpang tindih,” ujar Matari.

Selain mengisi toren, Damkarmat membuka akses langsung bagi warga. Pos sektor Siantan, yang berada di Lapangan Bola Sulaiman Abdullah, menjadi titik pengambilan air bersih. Warga dapat datang langsung ketika pasokan di rumah menipis.

Secara geografis, Anambas memang rentan terhadap krisis air bersih. Wilayah kepulauan ini mengandalkan sumber air terbatas, seperti tadah hujan dan sumur dangkal. Saat kemarau datang, cadangan cepat menyusut. Infrastruktur distribusi yang terbatas memperparah situasi. Kondisi ini bukan fenomena baru. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah daerah kepulauan di Indonesia menghadapi pola serupa. Variabilitas iklim memperpanjang periode kering.

Baca Juga: Kemarau Datang, Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan Mengintai Batam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait