BATAM (gokepri.com) — Arus pergerakan penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Centre mengalami peningkatan pada periode menjelang hingga setelah Idulfitri 1447 Hijriah. Aktivitas di pelabuhan terpantau tetap lancar tanpa adanya penumpukan signifikan.
Kepala Wilayah Kerja (Kawilker) Syahbandar Pelabuhan Internasional Batam Centre, Pasaroan Samosir, menyampaikan berdasarkan data sementara per 22 Maret 2026, jumlah penumpang keberangkatan tercatat sebanyak 9.109 orang, sedangkan kedatangan mencapai 6.664 orang.
“Secara umum kondisi masih normal, belum terlihat kepadatan seperti yang biasanya terjadi pada puncak arus mudik maupun arus balik,” ujarnya di Batam, Kamis.
Ia menjelaskan, tren peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir. Namun demikian, peningkatan tersebut belum dapat dikategorikan sebagai lonjakan yang signifikan.
Menurut Pasaroan, hal ini disebabkan posko angkutan Lebaran masih berlangsung, sehingga data keseluruhan belum final dan belum bisa dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya.
“Untuk memastikan adanya lonjakan signifikan, kami masih menunggu rekapitulasi akhir dari posko angkutan Lebaran. Saat ini yang terlihat baru peningkatan sementara,” katanya.
Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, otoritas pelabuhan tetap memperketat pengawasan guna menjamin keselamatan pelayaran.
“Upaya yang dilakukan meliputi peningkatan pengawasan kapal, pemeriksaan kelaiklautan, serta pembatasan kapasitas penumpang sesuai ketentuan yang berlaku,” kata dia.
Selain itu, penambahan personel di lapangan dan penguatan koordinasi lintas instansi turut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kepadatan selama periode Lebaran.
“Langkah ini untuk memastikan aktivitas pelayaran tetap aman, tertib, dan lancar, khususnya pada masa angkutan Lebaran yang identik dengan peningkatan mobilitas,” ujar Pasaroan.
Seiring masih berlangsungnya periode arus balik, pergerakan penumpang diperkirakan akan tetap dinamis dalam beberapa hari ke depan, mengikuti jadwal libur serta kembalinya masyarakat ke daerah asal maupun tempat kerja.
Penulis: Engesti








