BATAM (gokepri) – ASITA Kepri meluncurkan Family Rally Wisata, program petualangan lintas negara yang promosikan pariwisata. Johor Bahru jadi tuan rumah pembuka.
Ketua ASITA Kepri, Eva Beti, menyatakan Johor Bahru dipilih sebagai tuan rumah pembuka Family Rally Wisata, yang akan digelar pada 15–17 Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pertukaran pariwisata dengan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
“Nanti akan diadakan juga di Batam-Bintan tanggal 6-8 Februari 2026,” katanya, Minggu (20/7/2025).
Sebanyak 50 keluarga dari Indonesia akan berpartisipasi dalam program ini, masing-masing mengendarai mobil sendiri dengan dukungan navigator dari Malaysia. Mereka akan menjelajahi 15 titik destinasi unggulan di Johor, mulai dari kawasan urban Johor Bahru, kota modern Iskandar Puteri, hingga keindahan alam Kota Tinggi.
“Di tiap titik, peserta akan mengikuti tantangan wisata untuk mengumpulkan poin. Peserta dengan poin tertinggi berhak membawa pulang hadiah uang tunai dan emas, serta plakat eksklusif dari Dinas Pariwisata Johor,” jelas Eva.
Tahun 2025 menjadi momen penting bagi integrasi kawasan ASEAN, dengan penggunaan SIM ASEAN yang memungkinkan warga negara Indonesia menyetir langsung di Malaysia. Ini menjadi simbol kesiapan konektivitas pariwisata regional.
“Family Rally ini bukan sekadar perjalanan, ini adalah bentuk nyata kolaborasi wisata antara Kepri dan Johor, Ini adalah kegiatan dua arah, dua bangsa yang saling mempromosikan destinasi unggulannya,” ujar Eva.
Ia menyatakan, kegiatan ini bagian dari strategi jangka panjang untuk mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara, terutama dari Johor dan kawasan Malaysia lainnya. “Kami berharap kegiatan ini menjadi pemantik minat wisatawan Malaysia untuk berkunjung ke Kepri, terlebih tahun depan kita akan menjadi tuan rumah kegiatan serupa,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Family Rally Malaysia Fairuz mengatakan, kegiatan ini menyuguhkan pengalaman seru dan edukatif bagi wisatawan keluarga. “Setiap mobil akan dilengkapi seragam resmi, akomodasi hotel bintang 4, kendaraan, dan dukungan navigator lokal. Biaya partisipasi pun tergolong terjangkau, yakni Rp2.500.000 untuk 3 hari 2 malam, mencakup seluruh fasilitas dan aktivitas,” kata dia.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, mengapresiasi penuh inisiatif dan peran aktif ASITA dalam membangun jaringan pariwisata lintas negara. “Kegiatan ini adalah bagian dari diplomasi pariwisata. Kita bangun koneksi yang kuat, kami buat mereka datang ke kita, dan kita juga ke mereka. Ini bukan hanya acara, ini adalah langkah strategis mempersiapkan Kepri menjadi poros pariwisata regional,” ujar Hasan.
Dengan semangat kolaborasi dan kekuatan jejaring pelaku pariwisata, program Family Rally Wisata diyakini akan menjadi acara tahunan yang dinanti oleh dua negara serumpun. “Tahun ini Johor menjadi tuan rumah, tahun depan giliran Batam dan Bintan bersinar di mata wisatawan Malaysia,” kata Hasan.
Baca Juga: Batam-Johor Segera Tersambung Roro, ASDP Targetkan Semester II 2025
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








