Digitalisasi Dorong Industri Rumahan Batam Naik Kelas

Ketua Dekranasda Kota Batam Erlita Amsakar membuka pelatihan digitalisasi pemasaran bagi pelaku IKM di Batam.

Dekranasda Batam latih pelaku IKM. Fokus pada pemasaran digital dan kemasan.

BATAM (gokepri) — Daya saing pelaku industri kecil dan menengah (IKM) tidak lagi hanya ditentukan kualitas produk, tetapi juga kemampuan memasarkan produk secara digital dan menghadirkan kemasan yang menarik. Karena itu, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam menggelar Pelatihan Digitalisasi Pemasaran.

Pelatihan yang dibuka Ketua Dekranasda Kota Batam Erlita Amsakar pada Selasa (7/7/2026) tersebut membekali pelaku IKM dengan strategi pemasaran digital sekaligus penguatan desain kemasan. Langkah itu diharapkan membantu produk lokal memperluas pasar di tengah persaingan yang semakin ketat.

Baca Juga: Pendampingan UMKM Menjangkau Pulau Penyangga

Perubahan perilaku konsumen menjadi salah satu alasan pentingnya pelatihan tersebut. Masyarakat kini semakin banyak mencari informasi dan berbelanja melalui platform digital sehingga pelaku usaha dituntut beradaptasi agar tidak tertinggal.

Erlita menilai kemasan kini bukan sekadar pelindung produk. Kemasan telah menjadi identitas sekaligus kesan pertama yang memengaruhi keputusan konsumen.

“Kemasan bukan lagi sekadar bungkus makanan, tetapi wajah pertama yang dilihat oleh konsumen. Kemasan yang menarik akan membangun kepercayaan dan menjadi nilai tambah bagi sebuah produk,” ujar Erlita Amsakar, Ketua Dekranasda Kota Batam.

Menurut Erlita, kualitas produk harus diimbangi dengan kemasan yang baik agar memiliki nilai jual lebih tinggi. Perpaduan keduanya menjadi modal penting bagi pelaku IKM untuk menembus pasar yang lebih luas.

Selain aspek kemasan, peserta juga didorong memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jaringan pemasaran. Pemanfaatan media digital dinilai dapat meningkatkan promosi sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.

Erlita berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan segera diterapkan dalam pengembangan usaha masing-masing. Inovasi yang berkelanjutan, menurut dia, menjadi syarat agar IKM Batam mampu naik kelas dan memberi kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Terapkan ilmu yang didapat dalam usaha masing-masing dan teruslah berinovasi. Saya yakin IKM Batam mampu naik kelas dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian Kota Batam,” katanya.

Pelatihan tersebut juga diharapkan melahirkan pelaku IKM yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan kemampuan pemasaran digital dan kemasan yang lebih kompetitif, produk lokal Batam diharapkan semakin mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Bekali UMKM Tembus Ekspor

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait