Tanjungpinang (gokepri.com) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian akan meluncurkan 5 juta masker untuk mewujudkan Pilkada Sehat 2020 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) hari ini, Selasa (10/11/2020). Peluncuran ini kemudian diikuti secara serentak di kabupaten/kota seluruh Provinsi Kepri. Hal ini disampaikan Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Bahtiar.
Menurut Bahtiar, pandemi Covid-19 merupakan musuh bersama masyarakat. Saat ini, untuk melawannya salah satunya dengan menggunakan masker. Oleh karena itu, “amunisi” masker harus dibagi kepada semua kalangan.
“Untuk melawan musuh bersama (Covid-19) ini dengan mencuci tangan, menjaga jarak, dan menggunakan masker. Karena itu mari menjadi pahlawan dengan berbagi masker. Di Hari Pahlawan ini Kepri akan berbagi 5 juta masker,” katanya di Tanjungpinang, Senin (9/11/2020).
Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Kepri per 9 November 2020, kasus konfirmasi Covid-19 di Kepri mencapai 4.329 kasus. Sebanyak 3.278 di antaranya sembuh, 937 dalam perawatan, dan 114 meninggal dunia.
Bahtiar mengajak seluruh masyarakat membentengi diri dengan selalu menggunakan masker. Masker saat ini menjadi salah satu pertahanan paling utama untuk melawan sebaran Covid-19.
“Masker ini jelas kebutuhan premier. Mari kita jadikan 10 November ini gerakan bersama. Jadi pahlawan bagi manusia lainnya,” kata Bahtiar yang juga Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri ini.
Dalam banyak kesempatan, Bahtiar terus mengajak setiap komponen masyakat untuk taat, patuh dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dengan rajin mencuci tangan, selalu memakai masker serta menjaga jarak atau menghindari kerumunan yang berpotensi sebagai tempat penularan.
Bahkan sejak Oktober lalu, Bahtiar mengajak setiap warga Kepri untuk menjadi pahlawan kemanusiaan dengan turut terlibat dalam pembagian 5 juta masker.
“Tanggal 10 November ini kita jadikan momentum bersejarah. Saya ajak semua warga Kepri tanpa terkecuali. Kami panggil jiwa dharma bhaktinya serta keihlasannya menjadi pahlawan kemanusiaan untuk membagikan masker bagi lingkungan sekitarnya,” ajaknya.
Menurut Bahtiar, untuk melawan pandemi ini tidak dapat dilakukan secara sendiri, namun butuh kerjasama dan keterlibatan semua pihak untuk memberikan pemahaman bahwa virus ini harus diputus mata rantainya. Sehingga tidak menyebar dan membahayakan umat manusia.
“Sekarang ini saatnya kita bergandengan tangan bersama seluruh komponen baik pemerintah, swasta, komunitas dan seluruh masyarakat untuk melawan agar virus ini segera hilang dan musnah,” tutupnya. (zak)









