Harga Tiket Feri Mahal, Pemprov Kepri dan KPPU Akan Bahas dengan Singapura

tiket feri mahal
Kepala Dinas Pariwisata Kepri Guntur Sakti. Foto: Gokepri.com/Muhammad Ravi

Batam (gokepri.com) – Harga tiket kapal feri Kepri-Singapura atau sebaliknya yang semakin mahal menjadi polemik. Dugaan tingginya harga tiket kapal ini juga ditengarai karena adanya kartel antara operator kapal. Pemerintah Provinsi Kepri akan membahas hal itu dengan pihak Singapura.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Guntur Sakti mengatakan polemik tingginya harga tiket kapal feri ini tentu menjadi perhatian pemerintah, menyusul pemberitaan dari media lokal, nasional bahkan internasional.

“Jadi karena berita itu, sepertinya ada daya kejut. Tanggal 11 nanti kita akan FGD (Focus Group Discussion), antara KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) Indonesia dengan pihak Singapura,” kata Guntur, Senin, 10 Juni 2024.

Baca Juga: Harga Tiket Feri Mahal, Kunjungan Wisman ke Kepri Berkurang

Dengan pertemuan itu, pihaknya berharap bisa menemukan solusi terbaik sehingga tidak mengganggu jumlah kunjungan wisatawan.

“Mudah-mudahan nanti di situ akan ada titik terang dalam menyelesaikan persoalan polemik tingginya harga tiket feri,” katanya.

Namun, saat ditanya perihal dugaan kartel atas polemik tersebut, Guntur enggan memberikan pendapat. “Saya tidak dalam kapasitas memutuskan itu. Nanti baru akan kita bicarakan di hari Selasa,” ujarnya.

Sementara itu, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Nia Niscaya, mengatakan, akan mengecek penyebab kenaikan tiket bisa terjadi.

“Kalau memang rasanya komponen tiket itu paling tinggi di bahan bakar. Ketika bahan bakar tinggi maka itu menjadi pilihan yang sulit,” kata Nia.

Menurutnya, dalam bisnis transportasi keselamatan dan keamanan menjadi yang paling utama. Ia juga memastikan, pihaknya melalui Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis sedang melakukan komunikasi dengan pihak-pihak penyelenggara.

“Mudah-mudahan ada titik terang,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Muhammad Ravi

Pos terkait