BATAM (gokepri.com) – Perayaan Natal dan Tahun Baru Oikoumene Kepri yang dilangsungkan pada Sabtu 7 Januari 2023 malam dihadiri oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Kegiatan tersebut diadakan di Pasific Hotel.
Sejumlah pejabat di Kepri juga terlihat hadir dalam acara tersebut. Di antaranya mantan Kapolda Kepri Irjen Aris Budiman, perawakilan Polda Kepri, anggota DPD RI Ricard Pasaribu dan Haripinto Tanuwidjaja.
Kemudian Ketua PGI Kepri Pdt. Renova Jonny Sitorus, Ketua Panitia sekaligus anggota DPRD Kepri Wirya Putra Silalahi, Anggota DPRD Kota Batam, perwakilan Kanwil Kemenag Kepri serta para ketua dan anggota organisasi keagamaan.
Pada kesempatan itu, Ansar mengajak yang hadir untuk bersyukur karena Kepri sebagai provinsi yang heterogen, hampir semua suku ad adi Kepri.
“Serta 6 agama yang diakui pemerintah juga ada, tersebar di 394 pulau berpenghuni,” ujar Ansar, dikutip dari laman resmi Pemprov Kepri.
Meski penduduknya heterogen, namun kata Ansar hampir tak pernah terjadi konflik antara satu suku dengan yang lain, antara agama satu dengan agama lain. Inilah yang menurutnya kebanggaan yang harus disyukuri.
“Semua ini harus kita jaga atas peran tokoh-tokoh agama yang hebat yang berfikir secara universal bagaimana Kepri ini ke depan bisa lebih maju karena kita semua punya tanggung jawab” kata Ansar.
Ansar juga mengungkapkan bahwa Kepri menjadi yang terbaik pertama se-Sumatera dari sisi toleransi dan moderasio beragama. Bahkan Kepri masuk 10 besar se-Indonesia.
“Tidak heran di Kepri tempat ibadah saling berdekatan tapi kita bisa hidup bersama dengan rukun dan damai, karena itu menjadi kekuatan,” ujarnya.
Ansar berharap tidak ada yang mencoba untuk memecah belah persaudaraan. Satu sama lain harus menciptakanrasa damai, dan saling mencintai.
Baca Juga: Tokopedia Bagikan Tips Memilih Kado Natal dan Tahun Baru
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Asrul Rahmawati









